Waskita Beton Tangkap Peluang di Ibu Kota Baru

Kompas.com - 27/08/2019, 17:11 WIB
Desain pusat ibu kota baru sebagaimana dirancang Kementerian PUPR. dok BBC IndonesiaDesain pusat ibu kota baru sebagaimana dirancang Kementerian PUPR.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Lokasi ibu kota baru sebagian berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pemindahan ibu kota tersebut disambut baik oleh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sebagai perusahaan manufaktur beton precast dan readymix.

Sejalan dengan rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, WSBP sudah mulai melakukan pembangunan pabrik Plant Penajam yang terletak di Penajam Paser Utara.

Hingga saat ini, progres pembangunan plant telah mencapai 70 persen, di mana pembangunan plant ditargetkan akan selesai pada awal tahun 2020.

Baca juga: Semester I 2019, Waskita Beton Raih Kontrak Baru Rp 3,25 Triliun

Lokasi Plant Penajam ini berjarak sekitar 15 km ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Penajam dan sekitar 120 km ke Kabupaten Kutai Kertanegara.

“Melalui plant ini, WSBP ingin menyerap potensi pasar ke depan di wilayah tengah dan timur Indonesia, bahkan pasar regional di Asia Tenggara,” ujar Jarot Subana, Direktur Utama WSBP dalam keterangan resmi, Selasa (27/8/2019).

Saat ini, perseroan tengah memasok produk untuk proyek RDMP RU V Balikpapan. Adapun salah satu potensi proyek yang dibidik yaitu Proyek Jembatan Tol Teluk Balikpapan-Penajam, yang akan menghubungkan Kota Balikpapan ke Ibu Kota Baru.

Plant dengan luas 11,6 hektare yang akan memiliki kapasitas produksi 250.000 ton per tahun ini direncanakan memproduksi produk Box Girder, PCI Girder, CCSP, Square Pile, U Ditch, dan produk Pre-tension.

Baca juga: Dapat Dana Obligasi Rp 500 Miliar, Ini yang Dilakukan Waskita Beton

Nantinya, dengan fasilitas penunjang yang sudah ada berupa area Produksi, area Workshop dan Area pengolah limbah, perusahaan berencana untuk melakukan ekspansi dengan memiliki dermaga sendiri.

"Strategi ini dilakukan untuk mempermudah akses pengiriman produk-produk precast langsung dari plant ke pulau-pulau lainnya, karena memiliki lokasi yang strategis dekat dengan Teluk Balikpapan," ujar Jarot.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X