BPS: Disumbang CPO, IHPB Agustus 2019 Naik 0,14 Persen

Kompas.com - 02/09/2019, 13:28 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, di Kantor BPS, Senin (2/9/2019). KOMPAS.COM/FIKA NURUL ULYAKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, di Kantor BPS, Senin (2/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) umum nonmigas pada Agustus 2019 naik sebesar 0,14 persen terhadap bulan sebelumnya, Juli 2019.

"Bulan Agustus 2019 IHPB mengalami inflasi sebesar 0,14 persen. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada kelompok barang ekspor nonmigas sebesar 0,54 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Senin (2/9/2019).

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Agustus 2019, antara lain cabai merah, cabai rawit, kelapa sawit, sapi, kambing dan domba, serta lemak dan minyak hewan/nabati ekspor.

" Inflasi tertinggi di ekspor nonmigas, yaitu dari CPO," jelas Suhariyanto.

Selain itu, IHPB bahan bangunan atau konstruksi juga mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen dibanding Juli 2019. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan harga komoditas, antara lain tanah uruk, batako, genteng, kerikil dan sirtu alam, serta semen.

Sedangkan, IHPB umum turun 0,09 persen pada Juli 2019 terhadap Juni 2019. Kelompok barang impor penyumbang andil dominan pada penurunan ini sebesar -0,11 persen.

IHPB kelompok barang pada Juli 2019 juga turun sebesar 0,68 persen. Kelompok barang ekspor naik sebesar 0,02 persen terhadap bulan sebelumnya.

"Dengan demikian, perubahan IHPB nonmigas di Januari-Agustus 2019 sebesar 1,13 persen, dan perubahan IHPB yoy sebesar 1,66 persen," pungkasnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X