Pertamina Terjunkan Personil Atasi Karhutla yang Ancam Wilayah Produksi

Kompas.com - 17/09/2019, 20:00 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan Shutterstock.comIlustrasi kebakaran hutan dan lahan

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memastikan titik api akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sekitar wilayah operasi PHE Kampar, telah terkendali dan fasilitas produksi berjalan normal. Lokasi ini berada di salah satu kabupaten di Provinsi Riau.

VP Relation PT Pertamina Hulu Energi, Ifki Sukarya mengatakan, sejak 11 September lalu pihaknya telah menugaskan 30 Tim Operasi Keadaan Darurat (OKD) PHE Kampar yang didukung 100 personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menangani Karhutla di sekitar wilayah operasi.

"Sejumlah peralatan yang digunakan oleh Tim Tanggap Darurat PHE Kampar adalah 2 unit fire truck dan 3 unit vaccum truck . Dalam kondisi tertentu di bantu oleh beberapa unit fire truck dari PEP Lirik serta perusahaan sawit," kata Ifki dalam keterangannya, Selasa (17/9/2019).

Ifki menyatakan, saat ini kebakaran di sekitar wilayah operasi PHE Kampar telah tertangani oleh Tim Operasi Keadaan Darurat Penanggulangan Kebakaran PHE Kampar bersama TNI. Sehingga kegiatan operasional tidak terganggu.

“Sampai saat ini titik api di sekitar fasilitas operasi PHE Kampar telah dapat dikendalikan dan operasi produksi berjalan normal,” ujarnya.

Menurut dia, status penanganan Karhutla masih di level Tier 1 dan tim OKD berada di bawah Komando Field Manager dan General Manager. Bahkan hingga saat ini, Tim OKD PHE Kampar masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau kondisi Karhutla di area sekitar sumur PHE Kampar.

Pada 11 September lalu, terdapat Karhutla di area sekitar EKA#47, Tim OKD PHE Kampar sedang melakukan pemadaman di lokasi EKA#19 dan PDK#08 yang titik apinya lebih besar dan dekat dengan trafo. Sebab, apabila tidak segera diatasi akan menimbulkan potensi bahaya kebakaran yang lebih besar lagi dan shutdown sumur-sumur.

“Seluruh personil, area operasi dan peralatan penanggulangan berada dalam kondisi baik. Kami berharap situasi tetap terjaga aman dan terkendali,” jelasnya.

Dalam penanganan Karhulta, tambah Ifki, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) 1 juga telah memberikan bantuan kepada BPBD Riau berupa 1 unit refueller di bandara Japura.

Selain itu, Panglima TNI dan Kapolri melalui jajaran TNI/Polri yang ditugaskan di wilayah Dusun Air Kuning Kel. Kerumutan, Kecamatan Kerumutan juga memberikan dukungan penuh dengan meminta personil TNI/Polri untuk membantu masyarakat dari kebakaran dan asap, serta bersama-sama menjaga Objek Vital Nasional pertambangan minyak Pertamina.

“Dukungan dari berbagai pihak seperti TNI, Polri, dan BNPB akan memudahkan untuk mengatasi Karhutla sehingga kami dapat menjaga fasilitas operasi di Kampar,” tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X