Sampah Non Organik Membeludak, Perusahaan Digital Ini Tawarkan Solusi

Kompas.com - 01/10/2019, 15:53 WIB
Ilustrasi sampah plastik yang mendominasi tempat pembuangan. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi sampah plastik yang mendominasi tempat pembuangan.

Direktur Utama PT Daur Ulang Industri Terpadu, Andi Moehammad Ichsan, mengatakan kerja sama itu merupakan dukungan pada program pemerintah berkaitan dengan pelaksanaan bank sampah di Kota Makassar.

“Aplikasi berbasis IT berperan sebagai penghubung antara pengguna sampah secara langsung, kurir sampah plastik, serta unit bisnis sampah,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (1/10/2019).

Octopus sendiri merupakan aplikasi distribusi sampah yang mendukung kinerja bank sampah milik Pemerintah Kota Makassar untuk mereduksi sampah non organik yang sampai ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Aplikasi itu melakukan standarisasi jenis, kondisi, dan timbangan sampah non organik sehingga memberikan keuntungan bagi semua pihak dari mulai masyarakat, pemulung, dan unit bisnis sampah.

Sebagai informasi, Octopus memiliki 301 relawan yang nantinya akan melakukan pendampingan kepada pemulung dan satuan tugas (Satgas) kebersihan dalam menggunakan aplikasi Octopus.

Ichsan menambahkan, Octopus juga bekerja sama dengan Yayasan Peduli Pemulung yang memiliki 964 pemulung terdaftar dan terverifikasi yang nantinya bersama-sama dengan satgas kebersihan Kota Makassar.

“Mereka akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan sebelum menjadi scavengers dari Octopus. Octopus juga bekerjasama dengan Yayasan Lestari Mulia dalam hal pelatihan serta pendampingan teknologi dan kognitif bagi para calon scavengers Octopus,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berharap, aplikasi itu dapat membantu bank sampah Kota Makassar menjadi pengelolaan bank sampah yang transparan dan akuntabel yang pertama di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.