India Minta Indonesia Beli Beras dan Gula Produknya

Kompas.com - 04/11/2019, 14:34 WIB
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, memimpin Delegasi Indonesia pada pertemuan ASEAN Economic Community (AEC) Council atau Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di Bangkok, Thailand, Kamis (31/10/2019). Dok. Kemenko PerekonomianMenko Perekonomian, Airlangga Hartarto, memimpin Delegasi Indonesia pada pertemuan ASEAN Economic Community (AEC) Council atau Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di Bangkok, Thailand, Kamis (31/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa India meminta Indonesia membeli beras dan gula dalam bentuk raw sugar dari negara Asia Selatan tersebut.

Seperti dikutip dari laman Setkab.go.id, Senin (4/11/2019), hal itu disampaikan Airlangga setelah Pemerintah India menyetujui persyaratan yang diminta Indonesia terkait ekspor kepala sawit agar tidak ada perbedaan dengan Malaysia.

“Memang saat sekarang tarif kelapa sawit, baik itu untuk CPO maupun RBD sudah sama. Semula ada perbedaan 5 persen, namun sesuai dengan permintaan Bapak Presiden, Perdana Menteri Narendra Modi menerima itu sehingga tarif CPO itu sama, Refined Bio Blended itu sama, RBD itu sama,” kata Airlangga di Bangkok, Thailand, Minggu (3/11/2019).

Baca juga: Sri Mulyani Tanya Siapa Menteri Pendidikan, Anak-anak SD Kebingungan

Airlangga mengatakan, Pemerintah Indonesia sudah menyatakan akan membeli beras dan gula dari India. Namun kebijakan ini tidak bisa dilakukan secara langsung, namun akan direalisasikan secara bertahap.

“Nanti bisa ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan ke depan dan memang per hari ini trade kita dengan India positif. Kita positif 8 miliar dollar AS, tertinggi di 2017 sebesar 10 miliar dollar AS, dan komoditas utamanya adalah batu bara dan kelapa sawit,” kata Airlangga.

Sementara itu terkait Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Airlangga menilai India adalah negara yang sangat penting bagi kesepakatan tersebut. Bahkan ia mengatakan India sama pentingnya seperti China dalam kerja sama perdagangan regional ini. 

Sementara Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan India berkeinginan untuk masuk ke RCEP karena ASEAN merupakan partner yang terpenting bagi India.

“RCEP ini masih berlangsung. Nanti saya juga akan masih berunding lagi dengan menteri-menteri seluruh member RCEP ini,” kata Agus.

Baca juga: Hobi Travelling Bisa Hasilkan Income Juga, Tertarik Mencoba?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X