Ini Cara Mudah Agar Bisa Kaya dari Uang Belanja

Kompas.com - 10/11/2019, 07:07 WIB
Ilustrasi belanja buah JupiterimagesIlustrasi belanja buah

KOMPAS.com - Dalam berbelanja entah itu kebutuhan atau memenuhi gaya hidup seringkali kita boros mengeluarkan uang. Padahal niat kita dari awal ialah bagaimana uang yang didapat bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat alias berusaha tidak boros.

Semua ini memang dipengaruhi beberapa faktor, namun tetap saja rasanya cukup sulit dihentikan. Berbelanja yang tidak terkontrol seringkali menimbulkan masalah bagi diri kita sendiri.

Anda yang terlalu sibuk berbelanja bisa saja membuang banyak waktu. Selain itu yang paling penting adalah soal uang Anda yang kabur begitu saja karena terlalu boros, tentu membuat keinginan Anda buat kaya makin sulit dicapai.

Tentunya karena beberapa faktor sulit untuk mengatur keinginan ketika berbelanja apalagi jika sudah di tempat belanja. Jika cita-cita kita ingin jadi kaya namun belum bisa mengatur cara belanja, maka hal tersebut cuma jadi angan-angan saja.

Namun Anda tak perlu berkecil hati. Ada cara jitu atur belanja yang bisa bikin kaya, lho. Berikut cara mudah biar kaya hanya dari uang belanja seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Budayakan Belanja karena Butuh, Bukan Karena Ingin

Ini adalah langkah awal dan dasar dari mengelola uang belanja Anda. Pastikan Anda membelanjakan uang karena kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan karena keinginan semata.

Anda harus mengutamakan kebutuhan tersebut dibanding keinginan lain. Ambil contoh jika sedang berada di mall atau toko, seringkali ada banyak produk yang terlihat bagus sehingga ingin dibeli.

Anda harus bisa menahan diri agar mengutamakan hal yang dibutuhkan ketimbang keinginan semata. Dengan cara itu, pengeluaran Anda bisa ditekan dan uangnya ditabung untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

2. Pikirkan Barang Berkali-kali Barang yang akan Dibeli

Sebelum berbelanja, pastikan Anda memikirkan matang-matang barang apa yang akan dibeli. Jangan belanja karena spontan ketika sudah sampai di tempat belanja dan membeli barang semaunya tanpa pikir panjang.

Hal ini justru akan merugikan diri Anda karena membuang-buang waktu dan berpotensi membuang uang secara percuma. Sebab kemungkinan besar Anda akan membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

3. Buat Daftar Belanja Sebelum Membeli

Bila Anda tidak terbiasa memikirkan barang belanjaan, tidak ada salahnya untuk membuat daftar belanja saja. Daftar belanja membuat kegiatan belanja Anda bisa tersusun rapi dan keuangan Anda menjadi lebih terkontrol.

Sebab Anda tahu apa yang dituju dan akan dibeli ketika sesampainya di supermarket. Hal ini tentu bisa menolong Anda agar dapat membatasi keinginan belanja yang tak terkontrol dan menghindari hidup boros.

Baca Juga: Daftar Belanja yang Tepat Bisa Bikin Belanja Lebih Hemat

4. Siapkan Uang Belanja Secukupnya

Selain menyiapkan daftar belanja, penting juga untuk membawa uang secukupnya untuk berbelanja. Hal ini penting agar keinginan belanja Anda bisa direm dengan tepat dan menghindari hidup boros.

Selain itu kebiasaan ini bisa membuat Anda hidup hemat dan uang yang masih ada bisa ditabung dan digunakan untuk hal yang lebih penting lainnya. Cara di atas bisa dilakukan ketika Anda menyiapkan uang tunai sebelum berangkat berbelanja.

Jika menggunakan kartu kredit, Anda bisa batasi penggunaan kartu kredit sebelum akhirnya membengkak. Jumlah pengeluaran yang berkurang tentu akan membuat uang Anda tetap stabil dan bisa digunakan untuk tabungan Anda.

5. Jangan Terlalu Lama Berada di Tempat Belanjaan

Anda harus bisa menahan diri untuk tidak berbelanja terlalu lama karena ingin membeli barang yang tidak penting. Terlalu lama di toko atau tempat belanja, selain membuang waktu juga akan menghabiskan tenaga dan uang Anda.

Membatasi waktu belanja termasuk dalam hidup hemat agar uang tetap terkontrol sehingga Anda bisa memiliki uang lebih. Bagaimana pun juga, semakin lama di pusat perbelanjaan, makin besar pula keinginan untuk membeli suatu barang yang tak dibutuhkan.

6. Jangan Sepelekan Promo dan Diskon

Dalam menghabiskan waktu berbelanja tidak salah jika Anda memanfaatkan diskon yang sedang ramai digelar oleh tempat belanja. Dengan diskon tentu pengeluaran Anda bisa dikurangi, sehingga bisa hemat.

Dengan mencari diskon tentu membuat Anda lebih cerdas dalam berbelanja barang dan membelanjakan uang. Selain itu biasanya promo belanja baik di tempat maupun online juga tak salah untuk diambil.

Adanya promo pada beberapa tempat tersebut memungkinkan Anda membeli barang dengan harga miring atau bahkan bisa dapat bonus. Manfaatkan kesempatan tersebut agar Anda bisa lebih menghemat uang.

7. Tak Perlu Makan di Tempat Belanja

Seringkali kalau kita pergi ke mall atau tempat belanja setelah seharian berbelanja, selalu disambung dengan makan di restoran atau tempat makan lain. Tentu hal ini bisa membuat boros karena terlalu banyak jajan di luar yang tidak penting.

Sebaiknya, Anda bisa coba untuk makan dari rumah sebelum berbelanja. Sehingga ketika berbelanja, Anda tidak merasa lapar, dan tak perlu mampir untuk beli makan di restoran atau lainnya, sehingga bisa lebih irit.

Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Jadi Bukit

Butuh upaya keras untuk berkomitmen tidak hidup boros agar bisa menghemat uang saat belanja. Memang rasanya terkadang tidak sabar jika harus menahan diri ketika melihat barang atau makanan yang ingin dibeli saat pergi ke supermarket atau mall.

Tetap saja, hamt adalah cara terbaik untuk mewujudkan keinginan agar bisa kaya. Memang tak bisa secara instan, tapi jangan lupakan pepatan ‘sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit’. Kumpulkan uang dari belanja hemat Anda dan wujudkan keinginan Anda untuk bisa kaya.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X