Adaro Energy Raih Penghargaan Perpajakan

Kompas.com - 18/11/2019, 16:25 WIB
Pajak. ThinkstockPajak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati didampingi Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menyerahkan penghargaan kepada PT Adaro Energy Tbk, akhir pekan lalu.

Penghargaan yang diterima oleh Head of Tax Division Adaro Energy  Jul Seventa Tarigan tersebut mengukuhkan perseroan sebagai salah satu The Most Tax-Friendly Corporate pada Tempo Country Contributor Awards 2019.

Jul menuturkan, sebagai perusahaan nasional, Adaro berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan ekonomi Indonesia melalui pajak dan royalti.

"Tahun 2018 Adaro telah memberikan kontribusi kepada negara senilai total 721 juta dollar AS (378 juta dollar AS dalam bentuk royalti dan 343 juta dollar AS dalam bentuk pajak)," kata Jul dalam keterangannya, Senin (18/11/2019).

Baca juga: Bos Adaro Energy Jadi Pemegang Saham Mayoritas Startup Umma

Ditjen Pajak juga telah mengukuhkan salah satu anak perusahaan Adaro, yakni PT Adaro Indonesia sebagai Wajib Pajak Kriteria Tertentu (WP Patuh) untuk periode 1 Januari 2018 sampai 31 Desember 2019.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Hestu Yoga Seksama mengatakan, untuk memenuhi syarat sebagai WP Patuh, serangkaian kriteria aturan yang ketat dalam pelaporan pajak harus dipenuhi.

Termasuk kepatuhan terhadap pembayaran pajak dan laporan keuangan status wajar tanpa pengecualian selama tiga tahun terakhir.

"Selain itu WP tidak pernah melakukan tindak pidana perpajakan dalam lima tahun terakhir," ucap Hestu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X