Konsumsi Batubara Dorong Pertumbuhan Kinerja Emiten Tongkang

Kompas.com - 12/12/2019, 12:25 WIB
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kaltim. Provinsi ini menggantungkan sebagian pendapatan daerahnya pada aktivitas pertambangan batu bara. AFP/BAY ISMOYOKapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kaltim. Provinsi ini menggantungkan sebagian pendapatan daerahnya pada aktivitas pertambangan batu bara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mematok target pertumbuhan pendapatan sebesar 20-25 persen pada 2020. Adapun laba bersih ditargetkan tumbuh 15-20 persen.

Sekretaris Perusahaan PSSI Imelda Agustina Kiagoes menjelaskan, PSSI menargetkan pertumbuhan pendapatan organik di 2020 sebesar 20-25 persen dengan target Pendapatan Sewa Berjangka meningkat di atas 100 persen.

Ada beberapa katalis utama pertumbuhan pendapatan perseroan pada 2020.

"Pertama, kenaikan harga komoditas, terutama batubara," ujar Imelda dalam keterangannya, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Bisnis Kapal Tongkang Dongkrak Pendapatan Pelita Samudera Shipping

Adapun faktor kedua adalah peraturan pemerintah terkait hukum Beyond Cabotage dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia untuk ekspor dan beroperasi di perairan Indonesia. Ketiga, ada peningkatan konsumsi batubara domestik dengan selesainya proyek pembangkit listrik.

Terakhir, kondisi ekonomi domestik dan situasi politik yang lebih stabil.

Imelda menuturkan, aset-aset armada baru yang dibeli perseroan pada 2019 akan beroperasi penuh pada 2020. Perseroan juga berencana untuk mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar 30 juta dollar AS pada 2020 untuk pembelian beberapa set TNB, Floating Crane dan/atau MV.

"PSSI berkomitmen untuk melayani basis pelanggan yang lebih besar dan mengeksplorasi potensi pasar logistik baru di Indonesia, di mana pemerintah banyak meningkatkan infrastruktur berbasis maritim seperti pembangunan pelabuhan-pelabuhan baru, meningkatnya industri pengolahan mineral dan tambahan fasilitas pembangkit listrik dari PLN," kata Imelda.

Baca juga: Beli Kapal, Pelita Samudera Shipping Terbitkan Saham Baru

Perseroan telah meningkatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20 persen per 30 November 2019, disumbang oleh pengangkutan kapal tunda dan tongkang (TNB) sebesar 47 persen, fasilitas muatan apung (FLF) sebesar 31 persen, dan kapal kargo curah (MV) sebesar 22 persen.

Pertumbuhan pendapatan sewa berjangka naik 281 persen untuk semua segmen.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X