Mahfud MD Soal Dugaan Korupsi Asabri: Biarkan Hukum Berjalan

Kompas.com - 16/01/2020, 22:44 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (10/1/2020). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYAMenteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (10/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyerahkan kasus dugaan korupsi di PT Asabri ke aparat penegak hukum.

Menurut Mahfud, jika benar adanya korupsi di perusahaan asuransi plat merah itu, pihak berwenang pasti tak akan tinggal diam.

“Kalau itu ada, kalau urusan benar atau salah prosedur biar hukum yang berjalan. Saya akan bicara dengan Polri, karena ini Polri kewenangannya,” ujar Mahfud di kantornya, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Mahfud MD: Dana Asabri Masih Bisa Menjamin Prajurit TNI dan Polri

Atas dasar itu, dia meminta kepada para prajurit TNI dan Polri tak usah khawatir terhadap permasalahan ini. Dia memastikan jika ada pelanggaran hukum dalam kasus Asabri pasti akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Tidak ada seorangpun yang boleh melakukan korupsi dan tidak seorang pun yang menuduh sembarangan korupsi. Harus fair. Oleh sebab itu kita biarkan hukum berjalan,” kata Mahfud.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Sonny Widjaja membantah kabar mengenai adanya dugaan korupsi di perseroannya.

Baca juga: Soal Dugaan Korupsi di Asabri, Apa Kata Erick Thohir?

Dia pun meminta kepada para nasabah Asabri tak usah khawatir dengan dana yang selama ini telah disetorkan ke Asabri.

“Kepada seluruh peserta Asabri, baik prajurit TNI, anggota Polri dan seluruh ASN Kemenhan dan Polri, saya tegaskan, saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri aman, tidak hilang, dan tidak dikorupsi,” ujar Sonny di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Dugaan adanya korupsi sendiri pertama kali diungkapkan oleh Mahfud MD dengan total nilai kerugian mencapai Rp 10 triliun.

Baca juga: Erick Thohir: Kondisi Keuangan Asabri Masih Stabil

Selain itu, saham-saham milik PT Asabri dikabarkan mengalami penurunan sepanjang 2019. Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen di 2019 lalu ke level Rp 326.

Lalu, saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) yang turun sebesar 92,31 persen ke angka Rp 50. Di saham tersebut, Asabri memiliki kepemilikan saham sebanyak 6,61 persen.

Baca juga: Bos Asabri Ancam Tempuh Jalur Hukum

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X