Erick Thohir: Kondisi Keuangan Asabri Masih Stabil

Kompas.com - 16/01/2020, 16:47 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariMenko Polhukam Mahfud MD dan Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan kondisi keuangan PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri dalam kondisi baik-baik saja.

“Kondisi keuangannya (Asabri) dalam keadaan stabil,” ujar Erik di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Sementara itu, terkait kabar penurunan portofolio saham milik Asabri, Erick tak mau banyak komentar.

Baca juga: Bos Asabri Ancam Tempuh Jalur Hukum

Menurut Erick, jika ditemukan adanya unsur pidana dalam kasus anjloknya portofolio investasi Asabri, pihaknya menyerahkan ke aparat penegak hukum untuk mengusutnya.

“Apa ada penyelewengan dari pada penurunan aset karena salah investasi kan ada prosesnya sendiri. Biar itu berjalan sesuai dengan aturannya dan tentu domain hukum bukan di Kementerian BUMN. Kalau kami kan lebih ke korporasinya,” kata Erick.

Mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan itu juga tak mau berkomentar banyak saat ditanyai adanya dugaan korupsi sebesar Rp 10 triliun di Asabri.

“Ya saya enggak bisa komen, karena tentu prosesnya itu ada yang lain-lainnya juga,” ucap dia.

Baca juga: Jokowi Minta Sri Mulyani dan Erick Thohir Dkk Selesaikan Kasus Jiwasraya-Asabri

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Mahfud MD sempat mengatakan bahwa ada indikasi korupsi di Asabri dengan total nilai kerugian mencapai Rp 10 triliun.

Tak hanya itu, saham-saham milik PT Asabri mengalami penurunan sepanjang 2019. Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen pada 2019 lalu ke level Rp 326.

Kemudian, saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) yang turun sebesar 92,31 persen ke angka Rp 50. Di saham tersebut, Asabri memiliki saham sebanyak 6,61 persen.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X