Cari Solusi, Menkes dan BPJS Kesehatan akan Berkoordinasi

Kompas.com - 20/01/2020, 22:16 WIB
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris dengan Komisi IX DPR, di Ruang Rapat komisi IX DPR, Jakarta, Senin (20/1/2020). Humas ParlemenRapat Dengar Pendapat (RDP) antara Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris dengan Komisi IX DPR, di Ruang Rapat komisi IX DPR, Jakarta, Senin (20/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk mencari solusi atas permasalahan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Menurutnya, ini langkah awal mereka berkonsolidasi. Rencananya langkah itu akan melibatkan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menko PMK Muhadjir Effendy.

"Tenang saja dalam satu atau dua hari ini saya akan terus konsolidasi. Coba kami tindaklanjuti berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan, DJSN, Dewas dan sebagainya. Ini sebagai langkah perjuangan kita. Wong kita juga yang mengusulkan dan akan kita tindaklanjuti," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Bahkan, ada anggapan jika Menteri Kesehatan tak mampu mengontrol atas tindakan yang dilakukan BPJS menaikkan iuran seluruh golongan. Namun, Menkes membantah hal tersebut.

Dia hanya memerlukan data yang konkret dari BPJS Kesehatan agar dapat memberikan solusi.

"Ya belum waktunya. Kalau datanya saya sudah dapat, sama saya memberikan terapi harus memberikan diagnosa yang tepat. Kalau nggak tepat saya takut salah kasih solusi," katanya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X