UMKM Didorong Naik Kelas Agar Bisa Kurangi Gap dengan Pelaku Usaha Besar

Kompas.com - 22/01/2020, 17:51 WIB
Teten Masduki saat diwawancarai media di Jakarta, Senin (6/1/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANATeten Masduki saat diwawancarai media di Jakarta, Senin (6/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berharap Gerakan UMKM Naik Kelas bisa mengurangi gap yang terlalu besar antara pengusaha besar dan UMKM.

Caranya, adalah dengan memprioritaskan pelaku usaha tersebut memeroleh permodalan dan pelatihan.

Menurut Teten, output yang hendak dicapai dari Gerakan UMKM Naik Kelas adalah menumbuhkan jumlah wirausaha yang sekarang masih cukup rendah jika dibandingkan dengan total penduduk Indonesia. 

"Karena itu, harus ada UMKM naik kelas. Naik kelas itu bukan berarti melahirkan konglomerasi baru tapi untuk menciptakan keadilan ekonomi. Kue ekonomi yang tadinya dikuasai usaha besar dibagi ke UMKM," ujar Teten dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (22/1/2020).

Teten juga menjelaskan salah satu strategi untuk mencapai UMKM naik kelas dapat dilakukan dengan cara membuka akses pasar seluas-luasnya di dalam negeri dan ekspor.

Baca juga: Gandeng Kemenkop, KoinWork Sasar UMKM

 

Di dalam negeri, dilakukan dengan memprioritaskan produk UMKM untuk pengadaan barang dan jasa serta. Untuk di luar negeri dilakukan dengan menggenjot pasar ekspor, dengan meningkatkan mutu produk agar memenuhi standar global. 

"Yang tadinya tidak bisa ekspor, jadi bisa ekspor, yang tidak bisa menguasai pasar dalam negeri akan bisa ekspor. Kami akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam berbagai hal dari pembiayaan, pendampingan," lanjutnya.

Dengan demikian, produk UMKM otomatis dapat bersaing di dalam negeri dan pasar global. 

Namun faktanya saat ini, di dalam negeri produk UMKM bertarung dengan arus produk impor yang masuk melalui e-commerce

Terkait peningkatan standar mutu, Kementerian menegaskan harus ada kemitraan antara UMKM dan usaha besar untuk membangun mindset industri di kalangan UMKM. 

Selanjutnya, untuk mempermudah ekspor sedang dibahas rencana membentuk kamar ekspor bersama dengan Bea Cukai untuk layanan UMKM.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X