Tak Punya Surat Keterangan Kesehatan, 3 Warga Korsel Diperiksa Intensif

Kompas.com - 09/03/2020, 06:33 WIB
Dua alat pendeteksi suhu terpasang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Dok. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I DenpasarDua alat pendeteksi suhu terpasang di Bandara I Gusti Ngurah Rai

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi memberlakukan aturan pelarangan masuk bagi wisatawan atau pendatang dari Korea Selatan, Italia, dan Iran sejak Minggu (8/3/2020) dini hari. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menyikapi kebijakan tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memperketat akses masuk melalui bandara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan, pihaknya melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, memeriksa tiga warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan yang tidak memiliki Health Certificate (HC) dari negara asal.

"Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan petugas imigrasi telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara intensif terhadap semua penumpang dan crew inbound di setiap bandar udara internasional. Salah satunya di Bali, terdapat 3 WNA yang diperiksa khusus," tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Khusus Penumpang dari Empat Negara Ini, AP II Sediakan Jalur Khusus

Mantan Direktur Utama PT Airnav Indonesia itu menambah, sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi tanggal 7 Maret 2020, pihak imigrasi masih menahan dan memeriksa yang bersangkutan untuk sementara di ruangan holding imigrasi.

Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Utama, Soekarno Hatta juga masih memeriksa crew Qatar Airways dari Doha berwarganegara China dan Korea Selatan yang tidak membawa Health Certificate (HC) dari negara asal.

"Penerbangan Qatar Airways dari Doha ke Cengkareng mendarat pukul 7.35 WIB juga terdapat crew berkewarganegaraan China dan Korea yang tidak membawa HC. Proses scanning terhadap crew tersebut masih ditangani oleh tim imigrasi Bandara Soekarno Hatta," kata Novie.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan dari pengamatan Terminal 3 dan Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, terkait dengan diberlakukannya aturan khusus pada pendatang berkewarganegaraan Italia, Iran dan Korea Selatan yg berlaku sejak tanggal 8 Maret 2020 pkl.00:00 WIB, telah berjalan.

Hingga saat ini, belum ditemukan penumpang berkewarganegaraan tersebut yang terjangkit dan dipulangkan.

"Serta pelaksanaan pengisian HC dan HAC berjalan dengan baik oleh KKP," ucap Novie.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, AP II Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Ini



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X