Fasilitas Pengolahan Gas Gundih Pertamina di Cepu Terbakar

Kompas.com - 09/04/2020, 14:32 WIB
Ilustrasi: Lapangan migas banyu Urip di Cepu, Jumat (18/8/2017) KOMPAS.com/APRILLIAIKAIlustrasi: Lapangan migas banyu Urip di Cepu, Jumat (18/8/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Fasilitas Central Processing Plant (CPP) Gas Gundih, di Cepu, milik PT Pertamina EP alami kebakaran pagi ini, Kamis (9/4/2020).

Asset 4 General Manager Pertamina EP Agus Amperianto mengatakan, hal tersebut diakibatkan gangguan di area Thermal Oxidizer (TOX) yang mengakibatkan keluarnya percikan api di fasilitas tersebut.

"Sekitar pukul 09.40 WIB kami mendapatkan informasi adanya gangguan di area Thermal Oxidizer (TOX) di CPP Gundih. Dari kejadian tersebut mengakibatkan adanya api yang muncul di fasilitas tersebut", ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis.

Baca juga: 2020, Pertamina EP Bidik Pendapatan Rp 53,2 Triliun

Api di Fasilitas TOX sudah berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada pukul 10.45 WIB.

Agus memastikan, insiden tersebut tidak memakan korban jiwa.

"Saat ini operasi di CPP Gundih dan sumur gas sudah dilakukan shutdown untuk proses stabilisasi. Seluruh pekerja didalam area CPP Gundih sudah dievakuasi, Fire Truck 2 unit serta ambulance dan paramedic kami standby di lokasi", tutur Agus.

Agus menambahkan, saat ini tim PKD masih terus menjaga fasilitas CPP Gundih untuk mengamankan hingga kondisi stabil.

"Kami harapkan masyarakat di sekitar lokasi untuk tidak panik. Karena tim kami masih terus menangani kondisi ini sampai tuntas," ujarnya.

Baca juga: Pertamina EP Catat Total Pendapatan 2019 Sebesar Rp 49,9 Triliun

Dengan demikian, Agus berharap produksi gas dapat kembali normal sehingga dapat kembali didistribusikan.

"Produksi gas sebesar 50 MMSCFD bisa kembali kita salurkan ke konsumen antara lain PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang dan PGN Jargas Blora dan Jargas semarang," ucap Agus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X