Pastikan Kelancaran Pengiriman Paket Saat PSBB, Paxel Tambah Kurir

Kompas.com - 09/04/2020, 14:15 WIB
Kurir Paxel saat membawa barang kiriman Dokumentasi PaxelKurir Paxel saat membawa barang kiriman

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesan akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai besok, Jumat (10/4/2020).

Hal itu membuat perusahaan logistik harus mengambil kebijakan agar proses pengiriman barang masih terus berlangsung dan tidak terganggu.

COO Paxel Zaldy Ilham Masita mengatakan, selama PSBB pihaknya masih berjalan normal. Paxel hanya melakukan penyesuaian penjemputan paket untuk same day delivery.

"Penyesuaian yang kita lakukan adalah untuk same day delivery paket dijemput dari pukul 08.00 -12.00 WIB dan untuk penjemputan paket next day dari pukul 12.00-20.00 WIB sedangkan pengantaran paket normal dari pukul 06.00 -22.00 WIB," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/4/2020).

Baca juga: Banjir, Pengiriman Barang JNE di Jabodetabek Sempat Turun 10-15 Persen

Oleh sebab itu, lanjut Zaldhy, untuk mengantisipasi kenaikan volume kiriman selama masa PSBB, Paxel melakukan penambahan Hero (sebutan untuk kurir Paxel) di beberapa area tertentu yang menjadi zona merah Covid-19.

Sementara untuk biaya tarif pengiriman, Paxel belum memiliki rencana menaikan tarif.  Zaldy merekomendasikan untuk menggunakan pelayanan Sameday atau sampai di hari yang sama karena layanan ini  yang paling murah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita usahakan tidak menaikkan agar makin banyam UMKM yang busa memakai jasa pengiriman yang murah dan cepat," katanya.

Di samping itu sebut dia,  untuk mengurangi penyebaran dampak virus pandemi, Paxel sudah melakukan beberapa persiapan. Seperti melakukan pemeriksaan suhu badan setiap hari kepada para kurir yang sedang beroperasi, melakukan disfektan dengan cairan yang aman untuk tubuh dan makanan serta memberikan vitamin untuk para Hero Paxel.

"Untuk dilapangan, kami juga melengkapi fasilitas masker, sarung tangan dan Hand sanitizer untuk hero-hero kami yang bertugas," ucapnya.

Baca juga: Banyak Karyawan Kerja Dari Rumah, Volume Pengiriman Paxel Meningkat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Whats New
Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Whats New
Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Whats New
UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Whats New
Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Whats New
Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Whats New
Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Whats New
Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Earn Smart
Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Whats New
Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Whats New
Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Earn Smart
SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung 'Roadmap' yang Jelas

SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung "Roadmap" yang Jelas

Whats New
Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Whats New
Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.