Ini Penjelasan Erick Thohir Soal Pemangkasan 35 BUMN

Kompas.com - 13/06/2020, 17:40 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir usai menggelar rapat kerja dengan Komisi VI DPRI di Jakarta, Kamis (20/2/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri BUMN Erick Thohir usai menggelar rapat kerja dengan Komisi VI DPRI di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan memangkas 35 perusahaan pelat merah.

Sehingga, nantinya dari 142 perusahaan yang ada sekarang akan dibangkas menjadi 107 BUMN saja.

Erick pun memastikan, 35 perusahaan pelat merah itu tak akan ditutup. Namun, nantinya akan digabungkan dengan perusahaan lain yang bergerak di industri yang sama.

Baca juga: Erick Thohir: Akan Ada Direksi Telkom yang Usianya di Bawah 40 Tahun

“Kemarin yang 35 (BUMN yang dipangkas) itu berdasarkan merger dan penggabungan,” ujar Erick dalam diskusi virtual, Sabtu (13/6/2020).

Erick menjelaskan, pihaknya belum memiliki kewenangan untuk menutup suatu perusahaan plat merah. Namun, saat ini Kementerian BUMN tengah membahas soal kewenangan tersebut dengan Kementerian Keuangan.

“Jadi nutup perlu izin, nah ini yang bisa kita lakukan menggabungkan dulu, terutama di segmen-segmen yang memang bisa kita lakukan. Contoh Garuda kan sudah nutup lima anak usahanya. Itu enggak perlu izin, karena itu di bawahnya, anak cucunya. Kalau BUMN perlu izin, ini yang coba kita lakukan,” kata Erick.

Erick menambahkan, untuk penggabungan perusahaan BUMN, yang akan terdampak adalah jajaran direksi dan komisarisnya. Atas dasar itu, dia memastikan karyawannya tak akan terkena imbas.

Baca juga: Erick Thohir Pangkas 35 BUMN

“Kalau perusahaan sehat, pasti yang middle ke bawahnya sehat. Problem ini kan selalu yang bagian atas ini pemimpin terlalu membawa isu-isu yang populer, tapi ujung-ujungnya perusahaannya bangkrut semua, utangnya gede. Nah jadi saya sikat dulu yang di situ,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Whats New
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X