IHSG Awal Pekan Ditutup Negatif

Kompas.com - 29/06/2020, 15:55 WIB
Foto dirilis Kamis (28/4/2020), menunjukkan karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Imbas wabah Covid-19, gejolak pada aspek kesehatan turut merembet ke sektor ekonomi dengan sebagian besar aktivitas ekonomi di Tanah Air terhenti. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAFoto dirilis Kamis (28/4/2020), menunjukkan karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Imbas wabah Covid-19, gejolak pada aspek kesehatan turut merembet ke sektor ekonomi dengan sebagian besar aktivitas ekonomi di Tanah Air terhenti.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (29/6/2020).

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 4.901,81 atau turun 2,27 poin (0,05 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 4.904,08.

Sebanyak 155 saham melaju di zona hijau dan 252 saham di zona merah. Sedangkan 151 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 5,3 triliun dengan volume 6,84 miliar saham.

Indeks Asia bergerak negatif dengan indeks Nikkei Tokyo turun 2,3 persen, indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,01 persen, indeks Shanghai Komposit turun 0,61 persen dan indeks Strait Times Singapura juga turun 1,17 persen.

Baca juga: Kemenhub Wajibkan Operator Berkoordinasi dalam Memilih Penyedia Jasa Tes Corona

Bursa saham Eropa sore ini dibuka fluktuatif, dengan penurunan pada indeks FTSE sebesar 0,04 persen dan kenaikan Xetra Dax 0,32 persen.

Sementara top gainers sore ini antara lain saham Bank BTPN Syariah (BTPS) yang melesat 3,27 persen dengan harga per saham Rp 3.160.

Saham Bank BTN (BBTN) juga melonjak 2,48 persen dengan harga per saham Rp 1.240. Kemudian, saham Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) juga naik 1,9 persen dengan harga per saham Rp 9.400.

Adapun top losers sore ini antara lain, saham Garuda Indonesia (GIAA) dengan penurunan 5,26 persen dengan harga per saham Rp 252.

Saham Wijaya Karya (WIKA) ambles 2,85 persen dengan harga per saham Rp 1.195. Kemudian, saham Astra International (ASII) juga merosot 2,04 persen dengan harga per saham Rp 4.800.

Baca juga: Tergerus Ponsel, Bagaimana Produsen Kamera Digital Bertahan?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X