KILAS

Ciptakan Peluang Ekonomi, UMKM dan Gig Worker Sumbang Rp 889 Miliar untuk Perekonomian Bali

Kompas.com - 04/08/2020, 15:54 WIB
Peluncuran program #TerusUsaha di Bali yang diinisasi oleh Grab Indonesia, Selasa (4/8/2020) Dok. Grab Peluncuran program #TerusUsaha di Bali yang diinisasi oleh Grab Indonesia, Selasa (4/8/2020)

KOMPAS.com - Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics merilis hasil riset terbarunya mengenai gig economy yang didukung oleh Teknologi Grab.

Kali ini, studi CSIS dilakukan di Kota Denpasar, Provinsi Bali pada bulan Januari 2020. Riset ini menemukan bahwa gig economy yang didukung oleh teknologi Grab telah memberi dampak bagi ketahanan ekonomi Bali hingga Rp 889 miliar.

“Saat Bali mulai beradaptasi untuk menyambut era new normal, kami percaya bahwa platform seperti Grab dan sektor gig economy dapat mendukung Indonesia dalam perjalanannya menuju pemulihan ekonomi,” ungkap Senior Economist, Tenggara Strategics Lionel Priyadi dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Dalam penelitian tersebut, mitra dan agen Grab yang disurvei mengatakan bahwa Grab menawarkan peluang ekonomi lebih baik bagi pekerja informal.

Selain itu, Grab juga membantu meningkatkan pertumbuhan bisnis kecil dan menciptakan lapangan pekerjaan di luar platform Grab.

Peningkatan Pendapatan

Mitra merchant GrabFood dan agen GrabKios Denpasar yang disurvei merasakan pendapatan mereka meningkat hingga 35 persen atau sekitar Rp 48,6 juta per bulan. Sementara itu, rata-rata pendapatan agen Denpasar meningkat 13 persen menjadi Rp12,8 juta per bulan sejak bergabung.

Sebanyak 69 persen mitra merchant GrabFood Denpasar juga mengaku tidak perlu penambahan modal untuk meningkatkan bisnisnya.

Baca juga: Manfaatkan Teknologi, Gig Worker Sumbang Rp 872 Miliar untuk Perekonomian Semarang

Peningkatan penghasilan yang sangat signifikan pun dirasakan oleh mitra pengemudi GrabCar dan GrabBike. Berdasarkan riset, setelah bergabung dengan Grab mereka mengalami peningkatan pendapatan hingga 112 persen menjadi Rp11,4 juta per bulan dan 107 persen menjadi Rp 5 juta per bulan.

Hasil peningkatan tersebut membuat para mitra bisa menabung serta membuka akses keuangan lain, seperti produk investasi dan pinjaman.

Buka akses perbankan dan investasi

Hasil riset tersebut menemukan, sebanyak 9 persen mitra pengemudi GrabCar dan 32 persen mitra pengemudi GrabBike di kota Denpasar baru membuka rekening tabungan pertama mereka ketika bergabung dengan Grab.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X