Punya 142 Anak Cucu Perusahaan, Ini Gurita Bisnis Nonmigas Pertamina

Kompas.com - 13/09/2020, 07:10 WIB
General Manager Refinery Unit V Balikpapan Eko Sunarno beserta jajaran melepas kapal MT. Ridgebury Katherine Z yang mengangkut 31,800 kilo liter (KL) produk High Speed Diesel 50 PPM Sulphur (HSD 0.005-%S) menuju Malaysia, Sabtu (5/9/2020) (Dok. Pertamina) General Manager Refinery Unit V Balikpapan Eko Sunarno beserta jajaran melepas kapal MT. Ridgebury Katherine Z yang mengangkut 31,800 kilo liter (KL) produk High Speed Diesel 50 PPM Sulphur (HSD 0.005-%S) menuju Malaysia, Sabtu (5/9/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) jadi perusahaan dengan jumlah usaha yang terbilang sangat kompleks. Perusahaan pelat merah ini memiliki 142 anak dan cucu perusahaan yang jumlahnya paling banyak di antara BUMN lainnya.

Bisnis Pertamina di luar sektor hulu dan hilir migas di antaranya dari properti, ritel, asuransi, hingga maskapai penerbangan. Sejak beberapa tahun belakangan, Pertamina aktif melakukan rebranding, dari perusahaan migas menjadi perusahaan energi.

Berikut daftar gurita usaha Pertamina di luar bisnis utama yang dirangkum dari Annual Report Pertamina dan laman resmi anak-anak usaha milik Pertamina.

1. Hotel

Pertamina memiliki bisnis hotel yang dikelola oleh anak perusahaan PT Patra Jasa. Bukan sembarang hotel, jaringan hotel anak perusahaan ini terbilang cukup besar dengan kelas hotel bintang 4 dan 5.

Baca juga: Pertamina Pastikan Masih Jual Premium dan Pertalite, Tapi...

Beberapa hotel yang dikelola Pertamina antara lain The Patra Bali Resort & Villas, Patra Semarang Hotel and Convention, Patra Comfort Bandung Hotel, Patra Comfort Jakarta Hotel, Patra Comfort Anyer Beach Resort, dan Patra Comfort Parapat Lake Resort.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Rumah sakit

Untuk sektor usaha rumah sakit, Pertamina adalah BUMN yang memiliki jaringan terbesar. Pengelolaan rumah sakit Pertamina berada di bawah PT Pertamina Bina Medika.

Rumah sakit Pertamina banyak tersebar di daerah-daerah yang memiliki kantong-kantong karyawan Pertamina cukup besar, seperti Cirebon, Balikpapan, Jakarta, dan Prabumulih.

3. Maskapai penerbangan

Sektor maskapai penerbangan sudah lama digeluti Pertamina lewat anak usahanya PT Pelita Air Service. Bisnisnya melingkupi jasa transportasi udara dan penerbangan terjadwal dan carter.

Baca juga: Pertamina Beberkan Penyebab Utama Sampai Rugi Rp 11 Triliun

Bahkan, perusahaan ini memiliki bandara sendiri, yakni Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan. Perusahaan ini didirikan tahun 1970 saat era Dirut Pertamina Ibnu Sutowo.

4. Asuransi

Pertamina sudah lama masuk ke bisnis asuransi lewat anak usahanya PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. Kantor perusahaannya berada di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Tugu adalah dalam bidang industri asuransi umum, reasuransi, dan bisnis syariah.

5. Properti

Selain hotel, Patra Jasa juga masuk dalam bisnis properti. Beberapa apartemen yang dimilikinya seperti hunian mewah Patraland Amarta di Yogyakarta, Patraland Urbano di Bekasi, dan Patraland Soho di Cirebon.

Baca juga: Menteri ESDM Minta Freeport dan Pertamina Segera Selesaikan Dua Proyek Ini

Perusahaan ini tengah membangun proyek properti lain, seperti Patra Comfort Dumai dan Arkananta Apartemen.

Pertamina lewat Patra Jasa juga memiliki bisnis kafe dengan nama Cerita Cafe. Restoran yang dibuka sejak pertengahan 2017 ini berada di Jakarta Timur, tepatnya berada di Jalan Otto Iskandar Dinata.

6. Minimarket

Jaringan minimarket bernama Bright yang dikelola Pertamina sebenarnya merupakan usaha memaksimalkan ruang di SPBU-SPBU yang dikelola oleh PT Pertamina Retail. Anak usaha Pertamina ini sebenarnya memiliki fokus usaha mendistribusikan BBM ke seluruh Indonesia.

Target pengembangan Bright Store & Café di seluruh SPBU COCO, SPBU DODO, serta lokasi di luar area SPBU dengan konsep swakelola. Pertamina Retail juga membuka peluang kerja sama dengan pemilik lokasi, baik di lingkungan SPBU maupun di luar area SPBU secara franchise atau waralaba.

Baca juga: Pelita Air Siapkan Pengganti Pesawat Angkutan BBM yang Tergelincir di Papua

Masih lewat brand Bright, Pertamina juga membuka usaha pencucian mobil dengan nama Bright Wash dan Bright Oli Mart yang melayani pergantian oli di sejumlah SPBU.

7. Pendingin ruangan

Pertamina tengah giat mengampanyekan penggunaan produk pendingin ramah lingkungan yang diberi nama Musicool sebagai pengganti refrigerant sintetik. Bahan utama Musicool adalah hydrocarbon refrigerant yang berfungsi sebagai sebagai pendingin di air conditioner dan lemari es.

Hydrocarbon refrigerant adalah gas cair yang dihasilkan dari perut bumi yang kemudian diolah untuk digunakan sebagai bahan pendingin.

Musicool diklaim bisa memberikan benefit penghematan pengeluaran tarif listrik karena hemat energi 15 hingga 20 persen. Sekarang Musicool banyak digunakan pada gedung perhotelan, rumah sakit dan perkantoran.

Baca juga: Ini 3 Alasan Pertamina Telan Kerugian hingga Rp 11,13 Triliun



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X