Gandeng Parkee, DANA Bisa Digunakan buat Bayar Parkir di 200 Titik

Kompas.com - 21/10/2020, 15:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan uang tunai sebagai alat transaksi pembayaran bisa menjadi salah satu cara penyebaran virus Covid-19.

Untuk itu, pembayaran secara cashless pun sedang digenjot untuk meminimalisasi penyebaran virus corona tersebut. Sejumlah dompet digital selalu mengeluarkan inisiatif terbarunya untuk mewujudkan budaya cashless di tengah masyarakat, seperti yang dilakukan oleh dompet digital DANA.

Dompet digital DANA menggandeng layanan parkir Parkee untuk berkolaborasi dalam menghadirkan layanan pembayaran parkir secara cashless.

Baca juga: Virus Corona Bisa Bertahan di Uang Kertas hingga 4 Minggu?

CEO dan Co-Founder DANA Vince Iswara mengatakan dengan adanya fitur ini bukan hanya memberikan pengalaman pembayaran parkir yang simpel, mudah dan aman untuk masyarakat, tetapi juga ingin membantu masyarakat dalam beradaptasi, termasuk di saat kondisi pandemi Covid-19 yang menuntut ketiadaan kontak fisik.

"Seperti yang terjadi di belahan dunia lain, pandemi Covid-19 juga belum berakhir di Indonesia. Namun dengan demikian, masyarakat harus tetap menjalankan aktivitasnya meski dengan batasan-batasan yang sudah ditetapkan pemerintah dan kami menghadirkan layanan ini untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kami dalam hal membayar parkir yang aman," ujarnya saat jumpa pers virtual, Rabu (21/10/2020).

Menurut dia, dengan adanya fitur pembayaran parkir di aplikasi ini akan sangat memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran parkir di gedung-gedung perkantoran, rumah sakit, mal maupun hotel. Tercatat ada sebanyak 200 lokasi dari 42 kota di Indonesia yang bisa menggunakan pembayaran parkir ini melalui DANA.

Vince bilang, fitur pembayaran parkir ini menjadi komitmen DANA untuk menghadirkan solusi yang adaptif di berbagai situasi dengan terus mendorong budaya cashless dan contactless lewat sinergi antar platfrom.

"Tekonlogi kami bersifat open platform, yang dimana memungkin kami untuk bekerja sama dengan beragam platform lainnya untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia," ucapnya.

Sementara itu CEO & Founder Parkee Wilson Sumanang mengatakan dengan adanya kolaborasi ini pihaknya menargetkan 1 juta transaksi hingga tahun depan.

"Saat ini jumlah pengguna kami ada sebanyak 200.000 pengguna dan dengan adanya kolaborasi ini kami yakin jumlah pengguna kami akan bertambah lebih banyak lagi. Dan untuk jumlah transaksinya, kami menargetkan ada sekitar 1 juta transaksi hingga tahun depan," katanya.

Menurut dia, untuk memanfaatkan fitur pembayaran ini cukup mudah, pengguna hanya tinggal memindai tiket parkir menggunakan aplikasi DANA.

Lalu pengguna bisa melakukan konfirmasi pembayaran dan begitu transaksi berhasil, pengguna akan mendapat notifikasi yang akan mendapatkan notifikasi yang akan mengingatkan mereka untuk meninggalkan gedung atau area parkir.

"Selain itu pula pengguna juga akan menerima informasi serupa, 15 menit sebelum berakhirnya waktu parkir. Adapun detail transaksi akan diinformasikan ketika pengguna sudah meninggalkan gedung atau area parkir," katanya.

Baca juga: Virus Corona Baru Bisa Bertahan Lama di Uang Kertas, Ini Kata BI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MDRT Targetkan Punya 3.000 Agen di Indonesia pada 2023

MDRT Targetkan Punya 3.000 Agen di Indonesia pada 2023

Whats New
Ada Larangan Penggunaan HP di SPBU, Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina Aman?

Ada Larangan Penggunaan HP di SPBU, Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina Aman?

Whats New
Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Whats New
OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

Whats New
Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Whats New
Blibli Tebar Promo, Ada Diskon hingga 90 Persen

Blibli Tebar Promo, Ada Diskon hingga 90 Persen

Rilis
Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Whats New
Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Whats New
Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Whats New
Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Whats New
Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Whats New
Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Whats New
Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Whats New
Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.