Sandiaga Uno Temui Sri Mulyani, Ini yang Dibahas

Kompas.com - 12/01/2021, 17:17 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat memimpin rapat virtual bersama seluruh Kepala Dinas Pariwisata dari 34 provinsi di Indonesia, Sabtu (26/12/2020). dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifMenparekraf Sandiaga Uno saat memimpin rapat virtual bersama seluruh Kepala Dinas Pariwisata dari 34 provinsi di Indonesia, Sabtu (26/12/2020).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan.

Melalui unggahan di akun instagramnya, @sandiuno, Sandiaga mengatakan pertemuan dengan Sri Mulyani dilakukan untuk membahas beberapa isu.

Isu pertama, yakni terkait anggaran hibah pada 2021 dan pinjaman lunak bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Dari hibah pariwisata di 2020 ada sekitar 70 persen yang terserap, dan sisanya karena ada keterbatasan regulasi dan waktu, belum bisa terserap. Harapan dari sektor Parekraf agar ini bisa dilanjutkan, diperluas, dan diperbanyak karena jutaan lapangan kerja di sektor ini hilang akibat pandemi Covid-19, dan saatnya kita menciptakan kembali peluang usaha dan lapangan kerja tersebut," jelas Sandiaga seperti dikutip dari akun instagramnya, Selasa (12/1/2021).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno)

Selain itu, Sandiaga juga menyampaikan rencananya menjadikan pariwisata dalam negeri sebagai pariwisata yang berkelanjutan, dan memberi masukan agar pembiayaan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tak melulu bergantung pada APBN, melainkan terbuka bagi pihak-pihak lain yang mendukung sektor pariwisata berbasis lingkungan hidup.

Sandiaga pun mendorong Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) agar lebih membantu ekonomi kreatif terutama yang di daerah.

"Terakhir, ini sudah mendapat lampu hijau dari Ibu Sri Mulyani agar bisa membuka komunikasi dengan lembaga pembiayaan yang berada di bawah naungan Kemenkeu yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur terkait kerjasama pembiayaan lainnya di sektor Parekraf tersebut," kata dia.

Baca juga: Kemenperin Telah Terbitkan 18.433 Izin untuk Jaga Produktivitas Industri selama PPKM



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X