BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Gojek

Lewat Pick Your Limit, Pengguna GoPay Paylater Bisa Atur Limit Semaunya

Kompas.com - 23/02/2021, 17:56 WIB
|

KOMPAS.com – Kehadiran dompet digital (e-wallet) memberi kemudahan dalam urusan transaksi keuangan. Selain itu, teknologi tersebut juga memiliki beragam keuntungan bagi pengguna.

Pertama, lebih aman. Saat dompet hilang, seluruh isinya pun akan ikut raib. Sementara, dompet digital tidak seperti itu. Jika ponsel hilang atau rusak, dompet digital masih bisa terselamatkan. Pengguna bisa menginstal kembali aplikasi pembayaran tersebut pada perangkat baru.

Kedua, bisa dipakai untuk beragam transaksi. Selain untuk pembelian produk ritel dari berbagai skala usaha, dompet digital juga bisa dimanfaatkan untuk membayar kebutuhan rumah tangga lainnya, seperti tagihan listrik, air, internet, dan asuransi. Dengan begitu, seseorang tak perlu lagi repot ke anjungan tunai mandiri (ATM).

Ketiga, isi ulang tak repot. Saat saldo dompet digital habis, pengguna bisa mengisinya kembali lewat mobile banking atau ATM. Opsi pengisian lain bisa dilakukan di minimarket yang menjadi rekanan aplikasi e-wallet.

Keempat, banyak promo menarik. Pengguna dompet digital mungkin tak asing lagi dengan istilah point reward, cashback, atau buy 1 get 1. Belum lagi dengan beragam program potongan harga tematik lain, seperti promo gajian atau promo hari akhir pekan.

Hal tersebut mengartikan bahwa menggunakan dompet digital tidak membutuhkan rekening bank. Semua orang bisa menggunakan asal tahu mekanisme penggunaannya.

Dari sekian banyak dompet digital yang beredar, GoPay merupakan salah satu yang bisa dijadikan pilihan. Terlebih, e-wallet yang menjadi bagian dari ekosistem Gojek ini menyediakan fitur GoPay Paylater.

Terkait paylater, survei yang dilakukan Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menemukan bahwa masyarakat memandang layanan tersebut sebagai solusi alternatif pengelolaan keuangan dan bukan sekadar instrumen pembayaran.

Menariknya, riset bertajuk “Persepsi Pasar Indonesia Terhadap Pemanfaatan Fitur Pembayaran PayLater” itu juga menemukan bahwa kehadiran paylater dapat membantu konsumen dalam mengatur arus kas. Adapun tingkat efektivitasnya mencapai 92 persen.

Selain itu, paylater dianggap mendukung konsumen dalam perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk menabung.

Melihat respons positif masyarakat terhadap layanan paylater, GoPay Paylater merilis Pick Your Limit. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menentukan sendiri limit penggunaan GoPay Paylater setiap bulan.

Head of Growth GoPay Paylater Neni Veronica mengatakan, sebagai layanan keuangan andalan masyarakat, GoPay Paylater akan terus memberikan solusi pengaturan keuangan yang efektif.

“Kami ingin memenuhi kebutuhan pengguna GoPay Paylater untuk mengendalikan keuangan mereka sepenuhnya dengan inovasi Pick Your Limit. Hal ini sesuai dengan komitmen kami untuk menjadikan (GoPay) Paylater sebagai teman tepercaya masyarakat Indonesia dalam mengatur keuangan,” kata Neni dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (19/2/2021).

Fitur yang merupakan terobosan pertama di layanan teknologi finansial (tekfin) Indonesia itu dapat dinikmati oleh seluruh pengguna GoPay Paylater.

Namun, sebelum menggunakan layanan Pick Your Limit, pengguna harus meng-upgrade akun GoPay ke akun GoPay Plus terlebih dahulu. Proses ini membutuhkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan foto diri (selfie) bersama KTP sebagai verifikasi data.

Setelah itu, pengguna tinggal meningkatkan transaksi GoPay dan tunggu hingga mendapatkan undangan GoPay Paylater. Jika undangan sudah didapat, proses selanjutnya adalah mengaktifkan layanan GoPay Paylater di aplikasi Gojek.

Sebelum menyetujui aktivasi pembayaran tersebut, sebaiknya pengguna membaca seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku terlebih dahulu. Kemudian, masukkan PIN Gojek dan GoPay Paylater siap digunakan.

Berbeda dengan paylater pada umumnya, GoPay Paylater tidak menerapkan sistem bunga. Pengguna hanya akan dikenakan satu biaya langganan yang tetap setiap bulan.

Dengan begitu, pengguna bisa mengatur keuangan lebih mudah karena cukup mengumpulkan semua tagihan untuk dibayarkan satu kali pada akhir bulan.

Pengguna pun tak perlu khawatir lupa membayar tagihan. Pasalnya, GoPay Paylater mengirimkan notifikasi otomatis pengingat di aplikasi Gojek.

“Karena berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkan, GoPay Paylater menjadi layanan yang paling digemari. Ini terbukti dengan nilai transaksi GoPay Paylater yang meningkat 3,3 kali lipat sepanjang 2020,” ujar Neni.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Minyak Goreng Curah Rp 14.000 Per Liter Masih Sulit Ditemukan? Ini Jawaban Kemenperin

Kenapa Minyak Goreng Curah Rp 14.000 Per Liter Masih Sulit Ditemukan? Ini Jawaban Kemenperin

Whats New
Kemenperin Sebut Subsidi Minyak Goreng Curah Bakal Dicabut Mulai 31 Mei 2022

Kemenperin Sebut Subsidi Minyak Goreng Curah Bakal Dicabut Mulai 31 Mei 2022

Whats New
Berapa Gaji PPPK Guru dan Tunjangannya Setiap Bulan?

Berapa Gaji PPPK Guru dan Tunjangannya Setiap Bulan?

Work Smart
Cara Mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat dengan Mudah

Cara Mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat dengan Mudah

Whats New
Pefindo Sematkan Peringkat idAAA Untuk Mitratel

Pefindo Sematkan Peringkat idAAA Untuk Mitratel

Rilis
Tingkat Pengangguran 18 Persen, Google Indonesia Siapkan Beasiswa Data Analis untuk 10.000 Orang

Tingkat Pengangguran 18 Persen, Google Indonesia Siapkan Beasiswa Data Analis untuk 10.000 Orang

Work Smart
Bos Semen Indonesia Sebut Proyek IKN Nusantara Berpotensi Serap 21 Juta Ton Semen

Bos Semen Indonesia Sebut Proyek IKN Nusantara Berpotensi Serap 21 Juta Ton Semen

Whats New
PTBA Tebar Dividen Senilai Rp 7,9 Triliun, 100 Persen dari Laba Bersih di 2021

PTBA Tebar Dividen Senilai Rp 7,9 Triliun, 100 Persen dari Laba Bersih di 2021

Whats New
Syarat dan Cara Gadai Emas di Pegadaian dengan Mudah

Syarat dan Cara Gadai Emas di Pegadaian dengan Mudah

Earn Smart
Bahas Revisi UU LLAJ, YLKI Usulkan Pemerintah Pungut Dana Preservasi Jalan Ke Kendaraan Pribadi

Bahas Revisi UU LLAJ, YLKI Usulkan Pemerintah Pungut Dana Preservasi Jalan Ke Kendaraan Pribadi

Whats New
Status Ojol Tak Perlu Dilegalkan, INSTRAN: Ojol Hanya Sementara hingga Transportasi Umum Membaik

Status Ojol Tak Perlu Dilegalkan, INSTRAN: Ojol Hanya Sementara hingga Transportasi Umum Membaik

Whats New
DPR Sahkan UU PPP, Buruh Ancam Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa

DPR Sahkan UU PPP, Buruh Ancam Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa

Whats New
Bisakah Luhut Atasi Permasalahan Minyak Goreng di RI dalam 2 Minggu?

Bisakah Luhut Atasi Permasalahan Minyak Goreng di RI dalam 2 Minggu?

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka 5 Lowongan Kerja untuk D-3 dan S-1, Ini Posisi yang Dicari

Anak Usaha Kimia Farma Buka 5 Lowongan Kerja untuk D-3 dan S-1, Ini Posisi yang Dicari

Work Smart
Cek Tingkat Imbalan 6 Seri Sukuk Negara yang Dilelang Pekan Depan

Cek Tingkat Imbalan 6 Seri Sukuk Negara yang Dilelang Pekan Depan

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.