Akibat Gagal Panen, Harga Cabai Rawit Merah Naik 22,48 Persen Dalam Sebulan Terakhir

Kompas.com - 15/03/2021, 18:13 WIB
Cabai dijual di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (5/3/2021). KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADCabai dijual di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (5/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengungkapkan, harga cabai rawit merah sudah mengalami kenaikan 22,48 persen dalam satu bulan terakhir atau sepanjang 11 Februari -12 Maret 2021.

Menurut dia, kenaikan tersebut disebabkan gagal panen yang terjadi di sejumlah sentra produksi akibat tingginya curah hujan.

Akibatnya, pasokan cabai pun berkurang di pasaran. Namun, di sisi lain permintaan masyarakat tetap tinggi.

Baca juga: Harga Cabai Meroket, Ikatan Pedagang Pasar Sentil Pemerintah

"Yang paling dalam kenaikannya itu cabai, naik doubel digit, terutama cabai rawit merah jika dibanding harga bulan lalu," ungkap Lutfi dalam konferensi pers virtual, Senin (15/3/2021).

Lutfi mengatakan, sentra produksi di wilayah Jawa Timur seperti Tuban, Kediri, Blitar alami kerusakan panen 40 persen. Sementara di Wajo, Sulawesi Selatan mengalami gagal panen hingga 70 persen.

"Karena itu harga cabai merah besar, cabai merah keriting, dan cabe rawit merah itu terjadi kenaikan harga stabil tapi tinggi," jelas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi membuat banyak tanaman cabai terkena penyakit sehingga mempengaruhi produksi.

Oleh sebab itu, Kementan terus mengupayakan gerakan pengendalian (Gerdal) hama guna mencegah kerusakan tanaman lebih luas.

Baca juga: Sepekan Modal Asing Rp 7,83 T Kabur dari RI, Cabai Rawit Terus Sumbang Inflasi

"Karena hujan tinggi banyak cabai kena penyakit. Upaya pengendalian hama penyakit dilakukan melalui gerdal," ujar Prihasto kepada Kompas.com, Senin (8/3/2021).

Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 15 Maret 2021, harga rata-rata cabai rawit merah secara nasional sebesar Rp 97.550 per kilogram. 

Kendati demikian, harga cabai rawit merah di sejumlah daerah terpantau berada di atas rata-rata nasional.

Seperti di DKI Jakarta yang harganya kini mencapai Rp 133.350 per kilogram, Kalimantan Barat Rp 118.600 per kilogram, Banten Rp 130.400 per kilogram, Jawa Timur Rp 110.150 per kilogram, hingga DI Yogyakarta 120.000 per kilogram.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.