Mau Jadi CPNS Via Sekolah BIN? Simak Cara dan Syarat Daftarnya

Kompas.com - 10/04/2021, 13:17 WIB
Tangkapan layar dari laman portal pendaftaran sekolah kedinasan 2020 dikdin.bkn.go.idTangkapan layar dari laman portal pendaftaran sekolah kedinasan 2020

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Intelijen Negara (BIN) membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tahun akademik 2020/2021.

Kali ini, BIN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik lulusan SMA/SMK/MA di Indonesia untuk mengikuti seleksi penerimaan taruna/taruni STIN dengan kuota sebanyak 250 peserta.

Waktu pendaftaran secara onlinenya dimulai sejak 9 sampai dengan 30 April 2021. Bagi Anda yang tertarik mengikuti sekolah kedinasan ini, BIN membuka dua jalur seleksi.

Baca juga: Ingin Jadi PNS Jalur Ikatan Dinas, Ini Syarat Dokumen yang Harus Disiapkan

Pertama, jalur seleksi umum. Jalur umum merupakan jalur penerimaan yang disediakan untuk peserta seleksi yang memenuhi syarat umum penerimaan taruna/taruni STIN tahun akademik 2021/2022.

Kedua, jalur talent scouting. Peserta yang mengikuti seleksi dari jalur ini merupakan pendaftar yang memenuhi syarat umum penerimaan taruna/taruni dan dipilih oleh STIN/BIN karena pertimbangan tertentu, seperti memiliki bakat/prestasi/ketokohan/kekhususan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas intelijen.

Adapun persyaratan umum yang wajib dipenuhi, yakni sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
2. Tidak pernah terlibat tindak pidana
3. Berkelakuan Baik yang dibuktikan dengan SKCK
4. Berpendidikan minimal SMA/SMK/MA/ (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan
- Bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2019 dan 2020 nilai rata-rata ijazah minimal 80
- Bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2021 nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 75.
5. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
6. Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum punya anak biologis (laki-laki).
7. Tidak bertato dan atau memiliki bekas tato
8. Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan).
9. Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh manapun (laki-laki).
10. Sehat jasmani, rohani dan tidak pernah patah tulang.
11. Apabila berkacamata, maksimal ukuran 1 baik plus atau minus
12. Tidak buta warna
13. Berat badan ideal dengan tinggi badan minimal:

  • Putra: 165 cm
  • Putri: 160 cm

Baca juga: Seleksi CPNS Dimulai Bulan Depan, Ini Jabatan dan Formasi yang Dibutuhkan

14. Usia pada 31 Desember 2021 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun (dibuktikan dengan akte kelahiran/surat keterangan lahir).
15. Mendapatkan persetujuan orang tua atau wali yang dibuktikan dengan surat pernyataan.
16. Peserta seleksi penerimaan tidak dipungut biaya kecuali biaya mengikuti SKD.

Prosedur pendaftaran secara online, baik untuk jalur umum maupun talent scouting sebagai berikut:
1. Calon peserta seleksi mengakses portal https://sscasn.bkn.go.id dan memilih DIKDIN (https://dikdin.bkn.go.id).

2. Calon peserta seleksi membuat akun di portal https://dikdin.bkn.go.id.

3. Calon peserta seleksi wajib memiliki akun e-mail aktif yang akan digunakan selama masa pendaftaran dan seleksi.

4. Calon peserta seleksi login ke portal https://dikdin.bkn.go.id dengan menggunakan akun yang telah dibuat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password yang telah didaftarkan.

5. Calon peserta seleksi memilih STIN, melengkapi biodata, dan memilih lokasi ujian. Calon peserta seleksi hanya boleh mendaftar di salah satu Instansi atau Lembaga Pendidikan Kedinasan, dan apabila mendaftar di dua lembaga atau lebih maka dinyatakan gugur.

6. Calon peserta seleksi menyelesaikan pendaftaran dengan mengecek resume dan mencetak bukti pendaftaran.

7. Calon peserta seleksi akan mendapatkan link registrasi STIN berupa portal https://ptb.stin.ac.id. melalui e-mail masing-masing dan resume bukti pendaftaran.

Cara registrasi di portal STIN

1. Calon peserta seleksi melakukan registrasi ulang dengan melengkapi Data Riwayat Hidup dan mengunggah dokumen yang wajib sesuai dengan persyaratan administrasi ke portal https://ptb.stin.ac.id. menggunakan username dan password pada saat mendaftar di https://dikdin.bkn.go.id.

Dokumen yang wajib diunggah yaitu:

a. Surat Ijin Orang Tua/Wali Asli. Contoh surat dapat diunduh di :

b. Ijazah SMA/SMK/MA yang telah dilegalisir untuk lulusan tahun 2019 dan tahun 2020. Dokumen tersebut diunggah (upload) dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file ijazah2019/2020.pdf atau ijazah2019/2020.jpeg:

c. Foto berwarna seluruh badan, terbaru, tampak depan, ukuran postcard (3R), dan mengenakan pakaian atas berwarna putih serta bawah berwarna hitam. Bagi laki-laki latar belakang foto berwarna merah dan bagi perempuan latar belakang foto berwarna biru. Foto tersebut diunggah dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file foto.pdf atau foto.jpeg:

d. Kartu Keluarga (KK). Dokumen tersebut diunggah dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file kk.pdf atau kk.jpeg.

2. Calon peserta seleksi mendapatkan konfirmasi kelengkapan administrasi melalui e-mail masing-masing.

3. Verifikator STIN melakukan verifikasi data atau dokumen calon peserta seleksi yang telah masuk.

4. Calon peserta seleksi dapat mengecek status kelulusan verifikasi administrasi melalui portal https://dikdin.bkn.go.id dan portal https://ptb.stin.ac.id.

5. Calon peserta seleksi yang dinyatakan lulus administrasi melakukan pembayaran biaya seleksi SKD pada saat daftar ulang.

6. Calon peserta seleksi akan mendapat Kartu Ujian dari STIN setelah proses verifikasi dan dinyatakan lulus seleksi administrasi.

7. Calon peserta seleksi mengikuti proses seleksi selanjutnya sesuai dengan ketentuan STIN.

Lokasi Seleksi
a. Medan
b. Riau
c. Palembang
d. Jakarta
e. Bandung
f. Yogyakarta
g. Surabaya
h. Denpasar
i. Pontianak
j. Balikpapan
k. Manado
l. Makassar
m. Sorong
n. jayapura

Tahapan dan Jadwal Seleksi
Seleksi akan terbagi dalam beberapa tahap, antara lain:

a. Seleksi Administrasi.

b. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

c. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), meliputi:

Tes Psikologi.
Tes Kesehatan Fisik dan Jiwa.
Tes Kesamaptaan Jasmani.
Tes Mental Ideologi dan Wawancara.

Jadwal Seleksi

Pendaftaran Online: 9 s.d. 30 April 2021
Seleksi Kompetensi Dasar: Mei 2021
Tes Psikologi: Juni 2021
Tes Kesehatan Fisik dan Jiwa: Juni 2021
Tes Kesamaptaan Jasmani: Juni 2021
Mental Ideologi/Wawancara: Juni 2021.

Baca juga: Langsung Jadi CPNS BPS, Berapa Gaji Lulusan Sekolah Kedinasan STIS?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Whats New
Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Work Smart
Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Spend Smart
Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Spend Smart
139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

Whats New
Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Whats New
Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Earn Smart
Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Whats New
Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan 'Ransomware', Data Kritikal Dipastikan Aman

Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan "Ransomware", Data Kritikal Dipastikan Aman

Whats New
3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

Whats New
Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Rilis
Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Spend Smart
IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

Earn Smart
Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Whats New
Mengenal Hukum Penawaran, Begini Bunyi dan Faktor yang Memengaruhinya

Mengenal Hukum Penawaran, Begini Bunyi dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.