Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KAI Properti Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Kompas.com - 24/04/2024, 10:25 WIB
Haryanti Puspa Sari,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KA Properti Manajemen atau KAI Properti membuka lowongan pekerjaan untuk lulusan S1.

Adapun posisi lowongan kerja yang dibuka antara lain Site Manager IT, Site Manager, dan Project Manager.

KAI Properti merupakan salah satu anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berdiri sejak tahun 2009. Perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi, properti, perdagangan serta perawatan infrastruktur perkeretaapian.

Baca juga: PT Pamapersada Nusantara Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S2, Cek Syaratnya

Ilustrasi melamar kerja, melamar pekerjaan.SHUTTERSTOCK/RAWPIXEL.COM Ilustrasi melamar kerja, melamar pekerjaan.

Dilansir dari laman kaiproperti.id/karir, Rabu (24/4/2024), berikut persyaratan dan cara mendaftar lowongan kerja KAI Properti.

1. Site Manager IT

  • Pendidikan minimal Sarjana (S1) jurusan Teknik Informatika
  • Memiliki pengalaman minimal 2 tahun dibidang manajemen proyek
  • Memiliki SKA yang masih berlaku
  • Menguasai keterampilan teknis, manajemen waktu, dan memahami isi dokumen kontrak.
  • Menguasai MS Office, MS Proyek, SAP/ETABS.
  • Memahami perhitungan Struktur, RAB, dan RAP
  • Berkelakuan baik, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih aktif

Baca juga: Daftar 6 Kementerian yang Telah Umumkan Lowongan PPPK 2024

  • Mempunyai jiwa kepemimpinan, keterampilan teknis, dan pemecahan masalah.
  • Mampu berkomunikasi yang baik, menguasai teknik negosiasi dan presentasi yang baik
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Memahami teknik manajemen proyek, mitigasi risiko, dan strategi perencanaan
  • Dapat bekerja sama dalam tim maupun individu
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT KA Properti Manajemen
  • Tidak terlibat narkoba atau psikotropika

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hormati Proses Hukum oleh KPK, PGN Sebut Penanganan Kasus Korupsi Tak Ganggu Layanan Operasional

Hormati Proses Hukum oleh KPK, PGN Sebut Penanganan Kasus Korupsi Tak Ganggu Layanan Operasional

Whats New
'Sidak' Kementerian ESDM Temukan Elpiji Oplosan di Hotel dan Kafe di Jakarta, Bogor, Bali

"Sidak" Kementerian ESDM Temukan Elpiji Oplosan di Hotel dan Kafe di Jakarta, Bogor, Bali

Whats New
KPPU Awasi Layanan Operasi Starlink di RI

KPPU Awasi Layanan Operasi Starlink di RI

Whats New
Simak, Ini Daftar Stasiun untuk Pembatalan Tiket Kereta di Seluruh Indonesia

Simak, Ini Daftar Stasiun untuk Pembatalan Tiket Kereta di Seluruh Indonesia

Whats New
Keluh Kesah Karyawan soal Potongan Gaji Iuran Tapera: Memberatkan!

Keluh Kesah Karyawan soal Potongan Gaji Iuran Tapera: Memberatkan!

Whats New
Buntut Kasih Harga Promo, Starlink Bantah Lakukan Predatory Pricing

Buntut Kasih Harga Promo, Starlink Bantah Lakukan Predatory Pricing

Whats New
[POPULER MONEY] Keluh Kesah PNS yang Jadi Peserta Tapera | Buntut 60 Kloter Penerbangan 'Delay', Menhub Minta Garuda Berbenah

[POPULER MONEY] Keluh Kesah PNS yang Jadi Peserta Tapera | Buntut 60 Kloter Penerbangan "Delay", Menhub Minta Garuda Berbenah

Whats New
Gaji Komite Tapera Capai Rp 43 Juta Sebulan

Gaji Komite Tapera Capai Rp 43 Juta Sebulan

Whats New
PGN Buka Suara Usai Eks Petingginya Jadi Tersangka KPK

PGN Buka Suara Usai Eks Petingginya Jadi Tersangka KPK

Whats New
Warganet Keluhkan Layanan Digital Livin' by Mandiri yang Eror

Warganet Keluhkan Layanan Digital Livin' by Mandiri yang Eror

Whats New
MPMX Bakal Bagikan Dividen Rp 115 Per Saham

MPMX Bakal Bagikan Dividen Rp 115 Per Saham

Whats New
Ada 250 Standar yang Harus Dipenuhi Indonesia untuk Jadi Anggota OECD

Ada 250 Standar yang Harus Dipenuhi Indonesia untuk Jadi Anggota OECD

Whats New
Pesan Wapres untuk Jemaah Haji Aceh, Waspada Cuaca Panas hingga Bawa Air Minum

Pesan Wapres untuk Jemaah Haji Aceh, Waspada Cuaca Panas hingga Bawa Air Minum

Whats New
Industri Asuransi Jiwa Cetak Premi Rp 46 Triliun, Produk Tradisional Dominan

Industri Asuransi Jiwa Cetak Premi Rp 46 Triliun, Produk Tradisional Dominan

Whats New
Keluh Kesah PNS yang Jadi Peserta Tapera

Keluh Kesah PNS yang Jadi Peserta Tapera

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com