IHSG "Parkir" di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

Kompas.com - 19/04/2021, 16:18 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/4/2021).

Mengutip data RTI, IHSG turun sebesar 0,55 persen ke level 6.052,54 dibandingkan penutupan pekan lalu yang berada di level 6.086,56.

Sebanyak 209 saham menguat, 271 saham melemah, dan 169 di posisi stagnan. Nilai total transaksi penutupan IHSG sore ini mencapai Rp 9.312 triliun dari 17,51 miliar lembar saham yang diperjualbelikan. Sedangkan aksi jual investor asing (net foreign sell) di seluruh market sebesar Rp 34,81 miliar.

Dari sepuluh sektor penopang IHSG, hanya satu sektor yang menguat yakni sektor properti yang naik 0,78 persen ke level 349,15. Sementara indeks LQ 45 turun 0,50 persen, indeks KOMPAS100 turun 0,39 persen, dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,02 persen.

Baca juga: PLN Target Seluruh Jaringan Listrik NTT Pulih 21 April 2021

Saham-saham LQ 45 yang masuk kategori top losers antara lain PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun 6,05 persen ke level 9.325, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) turun 6,02 persen ke level 9.750, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) turun 3,91 persen ke 615.

Sedangkan deretan saham yang masuk top gainers diantaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 5,66 persen ke 12.600, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) naik 4,82 persen ke level 1.195.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di pasar spot kembali menguat. Mengutip dari Bloomberg, mata uang Garuda berada di posisi Rp 14.547 per dollar AS, atau naik 0,12 persen dari penutupan pekan lalu.

Sementara di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) mencatatkan nilai kurs tengah rupiah berada di Rp 14.568 per dollar AS.

Baca juga: Lebih dari 90 Persen Aliran Listrik di NTT Kembali Tersambung Usai Diterjang Badai

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga: Bepergian di Wilayah Aglomerasi Tak Perlu Surat Izin

Airlangga: Bepergian di Wilayah Aglomerasi Tak Perlu Surat Izin

Whats New
Bukan Vaksin, Menhub Usul Tes Covid-19 Gratis Buat Pemudik Via Darat Saat Arus Balik

Bukan Vaksin, Menhub Usul Tes Covid-19 Gratis Buat Pemudik Via Darat Saat Arus Balik

Rilis
Jelang Lebaran, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Tidak Terima Gratifikasi

Jelang Lebaran, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Tidak Terima Gratifikasi

Whats New
Jelang Lebaran, ShopeePay Bagikan Cashback hingga 90 Persen di Codashop dan Google Play Store

Jelang Lebaran, ShopeePay Bagikan Cashback hingga 90 Persen di Codashop dan Google Play Store

Rilis
Jasa Marga Catat 381.851 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada 6-10 Mei 2021

Jasa Marga Catat 381.851 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada 6-10 Mei 2021

Whats New
Peringatan OJK soal Investasi Aset Kripto: Tidak Jelas Dasar Ekonominya

Peringatan OJK soal Investasi Aset Kripto: Tidak Jelas Dasar Ekonominya

Earn Smart
Kargo Udara, Masa Depan Bisnis Penerbangan Nasional

Kargo Udara, Masa Depan Bisnis Penerbangan Nasional

Whats New
Permintaan Tanaman Hias Tinggi di Taiwan

Permintaan Tanaman Hias Tinggi di Taiwan

Whats New
Kemendag Bakal Genjot Ekspor ke Taiwan karena Daya Beli Tinggi

Kemendag Bakal Genjot Ekspor ke Taiwan karena Daya Beli Tinggi

Whats New
Pegawai KPK Beralih Jadi ASN, Menpan-RB: Gajinya Bisa Naik

Pegawai KPK Beralih Jadi ASN, Menpan-RB: Gajinya Bisa Naik

Whats New
Simak Kinerja 3 Bank Besar pada Kuartal I-2021, Siapa Paling Baik?

Simak Kinerja 3 Bank Besar pada Kuartal I-2021, Siapa Paling Baik?

Whats New
ShopeePay Tebar Cashback hingga 90 Persen

ShopeePay Tebar Cashback hingga 90 Persen

Spend Smart
KKP Izinkan Kapal Ikan Eks Asing Beroperasi di Laut RI, Begini Ketentuannya

KKP Izinkan Kapal Ikan Eks Asing Beroperasi di Laut RI, Begini Ketentuannya

Whats New
Meski Bakal Diizinkan, KKP Tegaskan Belum Ada Satu Pun Izin Kapal Eks Asing Terbit

Meski Bakal Diizinkan, KKP Tegaskan Belum Ada Satu Pun Izin Kapal Eks Asing Terbit

Whats New
Suntikan Modal 300 Juta Dollar AS Telkomsel ke Gojek, Dongkrak Kinerja TelkomGroup

Suntikan Modal 300 Juta Dollar AS Telkomsel ke Gojek, Dongkrak Kinerja TelkomGroup

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X