Kompas.com - 12/07/2021, 19:14 WIB
Sejumlah calon penumpang mengantre saat pemeriksaan dokumen Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (13/7/2021). Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan soal kewajiban membawa STRP atau surat tugas bagi pengguna KRL Commuterline yang berlaku mulai Senin (13/7/2021) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHSejumlah calon penumpang mengantre saat pemeriksaan dokumen Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (13/7/2021). Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan soal kewajiban membawa STRP atau surat tugas bagi pengguna KRL Commuterline yang berlaku mulai Senin (13/7/2021) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) melaporkan, pada hari pertama diwajibkannya Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sebagai persyaratan perjalanan KRL, masih banyak calon penumpang yang tidak membawa dokumen tersebut.

Kepala BPTJ Polana B Pramesti menjelaskan, berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan No SE 50 Tahun 2021, mulai hari ini, Senin (12/7/2021), perjalanan aglomerasi menggunakan KRL diwajibkan menggunakan STRP.

Namun demikian, pada pelaksanaan perdana aturan tersebut masih banyak calon penumpang yang tidak membawa STRP.

Baca juga: Wajib STRP Berlaku Hari Ini, Sebagian Penumpang KRL Masih Gunakan Surat Keterangan Perusahaan

"Sebagian besar dari mereka lebih banyak menggunakan surat izin dari pimpinan perusahaan masing-masing yang menjelaskan bahwa mereka merupakan pekerja dari sektor esensial dan kritikal yang dibolehkan tetap beraktifitas," ujar Polana dalam keterangan tertulis, Senin.

Pernyataan tersebut dilontarkan Polana setelah pihaknya bekerjasama dengan pihak terkait melakukan pemantauan langsung di 7 stasiun wilayah Jabodetabek.

Berdasarkan hasil tinjauan tersebut, Polana menyebutkan, pemeriksaan persyaratan perjalanan berjalan cukup lancar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hanya saja memang masih saja ada pengguna KRL yang belum menggunakan masker rangkap sehingga perlu diperingatkan petugas," kata dia.

Selain itu Polana menyebutkan, sepanjang hasil pengawasan yang dilakukan pagi tadi, tidak terjadi tumpukan antrian yang berarti di stasiun stasiun KA yang melayani KRL.

"Sekitar jam 07.00 WIB penumpang relatif sudah melandai," ucap Polana.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.