IPCC Sediakan 3 Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik

Kompas.com - 19/07/2021, 17:23 WIB
Ilustrasi proses charge mobil listrik Hyundai Ioniq KOMPAS.com/RulyIlustrasi proses charge mobil listrik Hyundai Ioniq
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menyediakan plug-in charging stations sebanyak 3 unit untuk pengisian baterai dari kendaraan listrik.

IPPC mengatakan penyediaan stasiun pengisian daya mobil listrik tersebut merupakan salah satu upaya mendukung pemerintah dalam menyukseskan proyek mobil listrik.

"Tentunya ketersediaan infrastruktur penunjang kendaraan listrik tersebut sangatlah dibutuhkan, tulis IPCC dalam siaran pers, Jakarta, Senin (19/7/2021).

IPCC mengungkapkan bahwa investasi yang dikucurkan untuk membuat 3 unit stasiun pengecasan mobil listrik tersebut sekitar Rp 1 miliar.

Sebagai perusahaan pelabuhan yang memiliki sarana lahan penumpukan kendaraan, IPCC telah menangani sejumlah kendaraan listrik di Terminal IPCC. Kendaraan tersebut diantaranya kendaraan CBU besutan Hyundai, Toyota, dan bus produksi PT Bakrie Autoparts dan perusahaan otomotif di Shanghai.

Baca juga: Batal Ke AS untuk Promosi Kuliner, Sandiaga Uno Utus Delegasi dan Minta Bantuan Anak

"Meski belum banyak kendaraan listrik yang masuk ke dalam Terminal IPCC namun, IPCC  menyiapkan layanan bongkar muat kendaraan listrik.

"Hal ini menjadi bagian dari pelayanan bongkar muat yang disediakan oleh IPCC sehingga dapat memberikan nilai tambah baik kepada kendaraan listrik yang ditangani maupun terhadap IPCC sendiri. Di sisi lain, juga antisipasi terhadap meningkatnya jumlah kendaraan listrik ke depannya seiring meningkatnya demand Kendaraan Listrik di masyarakat," tulis IPCC.

Menurut IPCC, pemerintah telah menetapkan roadmap pengembangan mobil listrik hingga 2030. Pemerintah menargetkan produksi kendaraan ini pada 2030 dapat mencapai 600 ribu unit untuk roda empat dan 2,45 juta unit untuk roda dua.

Baca juga: Kemensos Bakal Salurkan Bansos Beras Rp 5 Kg Untuk Buruh Lepas dkk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.