Menhub Tawarkan Kerja Sama ke Papua Nugini, Apa Saja?

Kompas.com - 23/11/2021, 05:09 WIB
Menhub Budi saat Forum Grup Diskusi (FGD) bertema ?Hub dan Spoke untuk Menunjang Tol Laut?, Selasa (16/11/2021). Dok. KemenhubMenhub Budi saat Forum Grup Diskusi (FGD) bertema ?Hub dan Spoke untuk Menunjang Tol Laut?, Selasa (16/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menawarkan kerja sama di sektor transportasi kepada Papua Nugini. Hal itu dibahas dalam pertemuan Duta Besar RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Andriana Supandi, Senin (22/11/2021).

Budi Karya menjelaskan, seperti pada subsektor perhubungan laut, Indonesia menjajaki peluang bagi para pelaku usaha logistik atau perkapalan nasional, untuk mengembangkan rute pelayaran dari wilayah timur Indonesia menuju Papua Nugini.

"Saya mendukung dibukanya pelayaran, yang memiliki peluang dalam pemenuhan komoditi ekspor dan impor, antara kedua negara. Juga mendorong agar komoditas yang dapat diekspor ke Papua Nugini dapat diintegrasikan dengan komoditas yang diangkut dengan tol laut,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Usai WSBK, Menhub Siapkan Prasarana Transportasi untuk MotoGP dan F1

Sementara di bidang perhubungan udara, Indonesia akan menjajaki peluang penerbangan langsung ke Papua Nugini. Sebelumnya, kerja sama penerbangan antarkedua negara telah diatur dalam perjanjian hubungan udara, yang telah ditandatangi pada Juni 2013.

Pada perjanjian itu, disebutkan bahwa kedua negara dapat melakukan penerbangan menuju kota Jakarta dan Denpasar untuk Indonesia, serta Port Moresby dan Lae untuk Papua Nugini.

“Saya mendukung dilakukannya kajian yang lebih mendalam terkait pembukaan rute penerbangan langsung untuk membuka konektivitas udara antara kedua negara,” imbuhnya.

Kemudian di bidang perhubungan darat, kata Budi Karya, Indonesia akan menjajaki pembukaan rute lintas batas negara yang akan dioperasikan oleh Damri. Menurut dia, saat ini tengah disusun draf nota kesepahaman (MoU) oleh Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, sebagai dasar hukum kerja sama angkutan lintas batas negara.

Ia pun berharap KBRI di Port Moresby membantu mengkoordinasikan dan mengomunikasikan berbagai upaya untuk peningkatan kerjasama di bidang transportasi kepada pihak Papua Nugini.

“Ini menjadi peluang untuk meningkatkan potensi pariwisata dan perekonomian antar kedua negara,” pungkas dia.

Baca juga: PPKM Level 3 Libur Nataru, Bagaimana Aturan Transportasinya? Ini Kata Kemenhub

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.