Bos InJourney: Maskapai Pelita Air Akan Diluncurkan Pada 2022

Kompas.com - 09/02/2022, 19:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney (Persero) Dony Oskaria mengatakan maskapai Pelita Air akan diluncurkan pada tahun 2022 dengan kategori layanan penerbangan standar menengah (medium services).

“Kita harapkan ini akan mengisi kekosongan jumlah airlines atau jumlah pesawat yang akan menghubungkan (membangun konektivitas) Indonesia pasca pandemi Covid-19 (yang membuat banyak maskapai) mengalami turbulensi,” ujarnya Rapat Kerja Nasional II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dilansir dari Antara, Rabu (9/2/2022).

Dengan kehadiran Pelita Air, diharapkan pula tidak mengganggu jumlah traffic/lalu lintas penerbangan, konektivitas, dan dunia pariwisata Indonesia.

Baca juga: Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Dalam program strategi InJourney tahun 2022-2024, peluncuran Pelita Air masuk ke dalam salah satu sub klaster dan menjadi inisiatif kunci perusahaan BUMN tersebut.

Selain meluncurkan Pelita Air, ia menyatakan pemerintah juga akan melakukan proses restrukturisasi bandara yang difokuskan menjadi services company (perusahaan yang berorientasi pelayanan). Hal itu ditujukan agar Indonesia mempunyai pengelola bandara kelas dunia.

“Jadi sebagai company (perusahaan) yang berbasis layanan, kita mendorong kualitas layanan bandara,” kata Dony.

Pihaknya juga akan melakukan proses perbaikan retail bandara antara lain terkait tenant mix (bauran usaha untuk meningkatkan performance/kinerja gedung serta masing-masing tenant) dan jumlah traffic penumpang.

Hal ini diharapkan dapat menjadikan bandara tidak hanya sebagai terminal untuk keberangkatan dan kedatangan, namun juga menjadi sebuah destinasi yang memiliki daya tarik sehingga membuat siapa saja betah bertransaksi di bandara.

Baca juga: Andai Bangkrut, Posisi Garuda Digantikan Pelita Air Milik Pertamina

“Khusus Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali, akan dilakukan proses perubahan untuk menyambut (Konferensi Tingkat Tinggi/KTT) G20 dengan lebih menonjolkan kesan keindonesiaan,” ungkap dia.

Seperti diketahui, pada Kamis (13/1/2022), Presiden Joko Widodo meluncurkan pembentukan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney sebagai induk Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata.

InJourney ini merupakan mega ekosistem karena terdapat berbagai sektor saling berhubungan dalam satu ekosistem yang terdiri dari antara lain maskapai pelat merah, perhotelan, hingga BUMN aviasi.

Baca juga: Buka-bukaan Dirut Garuda Indonesia soal Isu Bakal Diganti Pelita Air

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.