Erick Thohir: Produksi Baja Terus Meningkat, Sayang kalau Impor Terus...

Kompas.com - 04/08/2022, 15:15 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Indonesia masih memiliki potensi produksi baja yang tinggi. Investasi Pohang Iron and Steel Company atau Posco sebesar Rp 52,2 triliun di Krakatau Steel diharapkan akan memperkuat industri baja nasional.

“Impor baja di Indonesia itu kurang lebih 10,2 juta ton. Sungguh sayang yang kalau kita masih tergantung pada impor baja, padahal produksi baja kita terus meningkat,” kata Erick dikutip dari laman Instagram, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: Hasil Kunjungan Jokowi ke Korsel, Posco-Krakatau Steel Sepakati Investasi Rp 52,2 Triliun

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta dengan beberapa menteri berkunjung ke Korea Selatan pekan lalu. Kunjungan tersebut, menghasilkan beberapa kesepakatan investasi, salah satunya Investasi Posco sebesar Rp 52,2 triliun.

“Kemandirian industri baja penting, karena sangat dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur, properti, dan lain-lain. Karena itu kita perlu memperkokoh ekosistem baja nasional yang terintegrasi,” ujar Erick.

Baca juga: Krakatau Steel-Posco Siapkan Rp 52,5 Triliun untuk Baja Mobil Listrik dan IKN

Erick menilai rencana investasi dari Posco akan semakin memperkuat visi PT Krakatau Steel kedepannya. Melalui kerja sama ini, Erick berharap bisa mendorong dua perusahaan patungan tersebut menjadi pemain baja terbesar di Asia Tenggara.

"Sesuai arahan Presiden dalam mengurangi impor bahan baku, hari ini penandatanganan MoU kerja sama strategis antara Krakatau Steel dan Posco di bidang industri baja, disaksikan Pak Presiden. Tentu MoU menjadi satu langkah nyata BUMN dalam mendukung penguatan ekosistem industri baja dan otomotif di Indonesia," ucap Mantan Presiden Inter Milan tersebut.

Baca juga: Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.