KILAS

KUR Pertanian Bantu Petani Penuhi Kebutuhan Alsintan dan Tingkatkan Produktivitas

Kompas.com - 21/08/2022, 16:37 WIB

KOMPAS.com - Manfaat program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian semakin dirasakan oleh kelompok petani di Tanah Air. Selain meningkatkan kesejahteraan perekonomian para petani, program KUR Pertanian juga dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo sendiri mengajak para petani memanfaatkan KUR Pertanian untuk mengembangkan budidaya dan usaha tani, serta membeli alat mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung produktivitas.

"Mekanisasi pertanian adalah salah satu program yang memang didorong agar petani dapat memanfaatkannya sebaik mungkin dalam meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Pembelian alsintan bisa dilakukan salah satunya dengan mengakses KUR Pertanian," kata Syahrul melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (21/8/2022).

Sebagai informasi, serapan KUR Pertanian per 19 Agustus 2022 telah mencapai Rp 70,3 triliun dari total anggaran Rp 90 triliun.

Baca juga: Asuransi Pertanian Jaga Ketahanan Petani Capai Target Swasembada Pangan

Adapun serapan dana KUR Pertanian paling banyak dimanfaatkan untuk membeli alsintan yakni sebesar Rp 916 miliar. Terdapat 20.948 debitur yang memanfaatkan KUR Pertanian untuk membeli alsintan, seperti combine harvester, cultivator, dan dryer.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementan Ali Jamil menegaskan bahwa alsintan merupakan salah satu sarana pertanian yang memang mampu meningkatkan produktivitas hasil tani.

Dengan menggunakan alsintan, petani dapat menekan kerugian hasil panen (losses) sehingga memperoleh hasil pertanian yang lebih optimal.

"Dengan menggunakan alsintan, produktivitas padi petani semakin meningkat tajam. Hal itu berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan yang diraih pemerintah (Indonesia) selama tiga tahun berturut-turut dari International Rice Research Institute (IRRI)," ujar Ali.

Baca juga: Tingkatkan Pendapatan Rumah Tangga Petani, Mentan SYL Luncurkan Pelatihan Literasi Keuangan

Ali menambahkan, mekanisasi sektor pertanian di era revolusi industri 4.0 merupakan sebuah keharusan. Para petani diharapkan dapat memanfaatkan teknologi alsintan agar dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas hasil tani.

"Kementan terus berkomitmen mendorong agar sektor pertanian bergerak ke arah yang maju, mandiri, dan modern. Tentunya hal ini dimaksudkan agar petani dapat dengan baik mengembangkan budidaya pertanian sekaligus usaha tani mereka," imbuh Ali.

Senada dengan Ali, Pelaksana Tugas Direktur Alsintan Ditjen PSP Kementan, Rahmanto, mengungkapkan ada banyak manfaat yang dapat diperoleh jika petani memanfaatkan alsintan dalam mengembangkan budidaya dan usaha tani mereka.

Salah satu manfaat alsintan adalah efisiensi waktu dan biaya. Dengan alsintan, menurut dia, proses pengolahan lahan dapat dilakukan hanya dalam hitungan jam. Durasi ini jauh lebih singkat dibandingkan proses pengolahan dengan cara konvensional yang memerlukan waktu berhari-hari.

Baca juga: RI Terima Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi Berterima Kasih pada Petani

"Tentu ini dapat mempercepat masa tanam sehingga indeks pertanaman petani pun dapat ditingkatkan. Selain itu, alsintan juga menghemat biaya yang dikeluarkan petani karena tak memerlukan tenaga yang banyak dalam mengolah lahan pertanian," ujar Rahmanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Aksi OJK Sebelum Cabut Izin Wanaartha Life, Mulai Peringatan, PKU, Hingga Tanggapi Aduan

Sederet Aksi OJK Sebelum Cabut Izin Wanaartha Life, Mulai Peringatan, PKU, Hingga Tanggapi Aduan

Whats New
Kode Transfer BNI dan Bank Lainnya untuk Transaksi di ATM

Kode Transfer BNI dan Bank Lainnya untuk Transaksi di ATM

Whats New
Cara Top Up DANA lewat ATM BRI, EDC, BRImo, dan Internet Banking

Cara Top Up DANA lewat ATM BRI, EDC, BRImo, dan Internet Banking

Spend Smart
Perluas Segmen Nasabah Jadi Strategi BTPN Hadapi Potensi Resesi di 2023

Perluas Segmen Nasabah Jadi Strategi BTPN Hadapi Potensi Resesi di 2023

Whats New
RI-Sri Lanka Perkuat Kerja Sama Maritim dan Ekonomi Biru

RI-Sri Lanka Perkuat Kerja Sama Maritim dan Ekonomi Biru

Whats New
Pengusaha Minta Aturan Baru UMP Dibatalkan demi Cegah PHK

Pengusaha Minta Aturan Baru UMP Dibatalkan demi Cegah PHK

Whats New
Gandeng BenihBaik.com, Sido Muncul Sumbang Rp 300 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Gandeng BenihBaik.com, Sido Muncul Sumbang Rp 300 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

BrandzView
Yakin RI Tak Resesi, Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi Tumbuh 5 Persen

Yakin RI Tak Resesi, Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi Tumbuh 5 Persen

Whats New
Direktur Operasi II Waskita Terjerat Korupsi, Stafsus Erick Thohir: Komitmen Bersih-bersih BUMN

Direktur Operasi II Waskita Terjerat Korupsi, Stafsus Erick Thohir: Komitmen Bersih-bersih BUMN

Whats New
Apa Itu Asuransi Jiwa Kredit SmartProtection Purna Bank Mantap dan Kegunaannya?

Apa Itu Asuransi Jiwa Kredit SmartProtection Purna Bank Mantap dan Kegunaannya?

Whats New
Lowongan Kerja Astra Honda Motor untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Astra Honda Motor untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Masih Dikaji, BI Bocorkan Cara Masyarakat Mendapatkan Rupiah Digital

Masih Dikaji, BI Bocorkan Cara Masyarakat Mendapatkan Rupiah Digital

Whats New
Penumpang Kereta Cepat Tujuan Bandung 'Dioper' di Padalarang

Penumpang Kereta Cepat Tujuan Bandung "Dioper" di Padalarang

Whats New
Jual Aset, Rugi HERO Menyusut Signifikan

Jual Aset, Rugi HERO Menyusut Signifikan

Whats New
Soal PHK, Kemenperin Berharap Pabrik Aqua Danone di Solok Kembali Beroperasi Normal

Soal PHK, Kemenperin Berharap Pabrik Aqua Danone di Solok Kembali Beroperasi Normal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.