Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Sukses GDM Natural Beauty, Produk "Skincare" Lokal Beromzet Rp 800 Juta Per Bulan

Kompas.com - 12/10/2022, 09:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengalaman menghadapi kenahasan ternyata dapat menjadi sebuah ide bisnis yang cemerlang. Hal tersebut dibuktikan oleh pemilik usaha skincare lokal GDM Natural Beauty, Endah Dwianti.

Pada tahun 2010 Endah adalah korban dari skincare yang mengandung bahan berbahaya yakni merkuri dan hydroquinone.

Tak hanya dirinya, teman-teman sejawatnya juga banyak yang jadi korban dari krim yang mengandung bahan berbahaya.

"Pada saat itu saya sulit sekali menemukan produk skincare yang natural dan aman," ujar dia kepada Kompas.com saat ditemui di Kuningan Jakarta, Senin (11/10/2022).

Baca juga: Kisah Sukses Mooeishop, Awali Bisnis Tanpa Modal hingga Omzet Rp 300 Juta Per Bulan

Jadi korban skincare berbahaya

Setelah jadi korban krim berbahaya, Endah kemudian belajar mengenai manfaat red algae, brown algae, dan biota laut yang baik untuk kecantikan.

Dari modal pengetahuan tersebut, ia mencoba membuat formulasi masker wajah dengan bahan rumput laut.

"Karena di Indonesia ini belum ada produk kecantikan yang mengambil DNA laut, padahal memiliki kawasan laut yang luar," jelas dia.

Awalnya, produk itu hanya dibagikan secara gratis kepada teman-teman yang menjadi korban dari krim bermerkuri tersebut.

"Ternyata mereka cocok wajahnya," imbuh dia.

Baca juga: Viral Video Penumpang Prioritas Bawa Anak Tak Diberi Duduk di KRL Jogja-Solo, Ini Penjelasan KCI

Dosen bidang akuntansi yang jadi "owner" produk kecantikan

Padahal, Endah tidak memiliki latar belakang di bidang kecantikan. Semula, ia adalah dosen dengan gelar magister akuntansi.


Namun, karena Endah tertarik pada produk kecantikan dan penelitian, ia kemudian mengambil kursus botanica dari luar negeri dan mengikutinya secara online.

Selain itu, Endah juga melengkapi ketrampilannya dengan sertifikasi estetik medik di tahun 2015.

Setelah mendapat ulasan yang baik dari teman-teman, Endah mulai mantap untuk menjual hasil formulasinya.

Baca juga: Kisah Neneng, Pilih Resign lalu Buka Toko Kelontong, Ternyata Tak Semudah yang Dibayangkan...

Bermodal Rp 500.000 bikin masker rumput laut

Sampai sekarang, permodalan GDM Natural Beauty ini masih merogoh koceknya sendiri. Modal awal yang digunakan Endah untuk membuat formulasi masker ini adalah Rp 500.000 untuk membeli rumput laut.

Produk awal yang dibuat adalah masker rumput laut dengan ukuran 100 ml, dibanderol seharga Rp 75.000.

"Sampai sekarang produk Skinfood Premium Seaweed ini masih best seller," ungkap dia.

Baca juga: Kisah Pedagang Pasar Nekat Jualan Sayur Online, Sisca: Dulu Orderan Sebulan Hanya 3, Kini Omzet Rp 3 Juta Per Hari

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mampukah IHSG Hari Ini Bangkit? Simak Analisanya

Mampukah IHSG Hari Ini Bangkit? Simak Analisanya

Whats New
10 Saham Ini Paling Banyak Diborong Asing Kemarin

10 Saham Ini Paling Banyak Diborong Asing Kemarin

Whats New
Aturan Baru PPh Final 0,5 Persen bagi UMKM di PP Nomor 55 Tahun 2022

Aturan Baru PPh Final 0,5 Persen bagi UMKM di PP Nomor 55 Tahun 2022

Whats New
Cara Beli Tiket Kereta Panoramic, Rute Gambir-Bandung PP dan Gambir-Surabaya Gubeng PP

Cara Beli Tiket Kereta Panoramic, Rute Gambir-Bandung PP dan Gambir-Surabaya Gubeng PP

Whats New
[POPULER MONEY] Klarifikasi Menpan-RB soal Rp 500 Triliun Pemborosan Anggaran Kemiskinan | JD.ID Tutup

[POPULER MONEY] Klarifikasi Menpan-RB soal Rp 500 Triliun Pemborosan Anggaran Kemiskinan | JD.ID Tutup

Whats New
Mengenal Dampak Inflasi bagi Ekonomi Nasional, Mulai dari Penurunan Daya Beli sampai Tingkat Penganguran

Mengenal Dampak Inflasi bagi Ekonomi Nasional, Mulai dari Penurunan Daya Beli sampai Tingkat Penganguran

Whats New
Lewat Kerjasama Layanan BaaS, BCA Digital Bidik 20.000 Pengguna MRT Jakarta Jadi Nasabah Baru

Lewat Kerjasama Layanan BaaS, BCA Digital Bidik 20.000 Pengguna MRT Jakarta Jadi Nasabah Baru

Whats New
Perkuat Stok Jelang Puasa dan Lebaran, Mendag Zulhas Siapkan 450.000 Ton Minyak Goreng per Bulan

Perkuat Stok Jelang Puasa dan Lebaran, Mendag Zulhas Siapkan 450.000 Ton Minyak Goreng per Bulan

Whats New
Mendagri Malaysia Temui Menaker Bahas Perlindungan PMI Sektor Domestik

Mendagri Malaysia Temui Menaker Bahas Perlindungan PMI Sektor Domestik

Rilis
Temukan Ada Distributor yang 'Bundling' Minyakita, KPPU: Praktek Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Temukan Ada Distributor yang "Bundling" Minyakita, KPPU: Praktek Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Whats New
Badai PHK Perusahaan Teknologi Berlanjut, Ketua Asosiasi E-Commerce Buka Suara

Badai PHK Perusahaan Teknologi Berlanjut, Ketua Asosiasi E-Commerce Buka Suara

Whats New
Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Atur Harga Komoditas untuk Redam Inflasi

Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Atur Harga Komoditas untuk Redam Inflasi

Whats New
Kementerian ESDM Siasati Kenaikan Harga Elpiji yang Berada di Atas HET

Kementerian ESDM Siasati Kenaikan Harga Elpiji yang Berada di Atas HET

Whats New
Investasi Asing Meningkat, BI Soroti Tantangan di Sektor Hilirisasi SDA

Investasi Asing Meningkat, BI Soroti Tantangan di Sektor Hilirisasi SDA

Whats New
Cegah Perdagangan Orang, Bagaimana 'Update' Pembahasan RUU PPRT?

Cegah Perdagangan Orang, Bagaimana "Update" Pembahasan RUU PPRT?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+