Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Transfer BCA ke BTN dan Biayanya

Kompas.com - 17/02/2024, 23:49 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Cara transfer BCA ke BTN dapat dilakukan melalui berbagai kanal. Selain di ATM, basabah BCA juga bisa mengirim dana ke rekening BTN melalui BCA mobile dan myBCA.

Biaya admin transfer BCA ke BTN sendiri sama dengan biaya transfer ke rekening bank lainnya yakni Rp 6.500 per transaksi. Biaya ini berlaku untuk metode transfer online, baik melalui mesin ATM maupun mobile banking.

Apabila menggunakan metode transfer BI Fast, biaya admin transfer BCA ke BTN menjadi hanya Rp 2.500 per transaksi.

Baca juga: Tips Memilih Instrumen Investasi agar Terhindar dari Kerugian

Namun demikian, metode transfer BI Fast ini bisa dilakukan melalui mobile banking dan internet BCA saja, dan tidak bisa menggunakan mesin ATM.

Lantas, bagaimana cara transfer BCA ke BTN?

1. Cara transfer BCA ke BTN di ATM

Yang perlu diperhatikan, sebelum transfer uang dari rekening BCA ke rekening BTN di ATM, pastikan nasabah mencatat kode transfer BTN yaitu 200. Kode ini wajib dimasukkan sebelum nomor rekening tujuan.

Berikut cara transfer BCA ke BTN melalui mesin ATM:

  • Masukkan kartu debit ke ATM BCA.
  • Kemudian masukkan 6 digit PIN ATM BCA.
  • Pilih "Transaksi Lainnya".
  • Klik "Transfer", kemudian "Ke Rek Bank Lain".
  • Masukkan kode bank BTN yaitu 200
  • Masukkan nominal uang yang ingin ditransfer.
  • Kemudian masukkan nomor rekening penerima.
  • Pastikan nama pemilik rekening dan nominal uangnya sudah sesuai.
  • Jika sudah, klik "Benar".
  • ATM memproses permintaan Anda.

Struk akan keluar jika transfer BCA ke BTN berhasil.

Baca juga: Bertemu Dubes Baru Jepang, Menhub Bahas Proyek MRT Jakarta, Pelabuhan Patimban, dan Proving Ground Bekasi

Cara transfer BCA ke BTN melalui mesin ATM dan mobile banking dengan mudah. Dok BCA Cara transfer BCA ke BTN melalui mesin ATM dan mobile banking dengan mudah.

2. Cara transfer BCA ke BTN via BCA mobile

Adapun cara transfer BCA ke BTN di aplikasi BCA mobile yakni sebagai berikut:

  • Buka aplikasi BCA mobile
  • Pilih "m-Transfer"
  • Pilih "Transfer Antar Bank"
  • Masukkan informasi rekening tujuan (BTN), nominal transfer, layanan transfer dan berita
  • Pastikan kembali informasi transfer sudah benar
  • Konfirmasi dengan memasukkan PIN
  • Transfer ke antar-bank berhasil

Sementara cara transfer BCA ke BTN menggunakan metode BI Fast adalah sebagai berikut:

  • Buka BCA mobile lalu pilih menu “m-transfer”
  • Pilih menu “transfer antar bank”
  • Pilih “Layanan transfer”
  • Pilih layanan transfer “BI-Fast”
  • Isi berita dan pilih tujuan transaksi
  • Klik button “Send”
  • Selanjutnya cek kembali detil transaksi dan klik “OK”
  • Langkah selanjutnya adalah masukkan pin m-BCA
  • Selesai.

Baca juga: Redam Dampak Resesi Jepang, Pemerintah Perluas Akses Pasar Perdagangan

Selain di BCA mobile, cara transfer BCA ke BTN pakai BI Fast juga bisa melalui aplikasi myBCA. Berikut caranya:

  • Buka aplikasi myBCA.
  • Pilih menu “Transfer”
  • Pilih menu “Transfer ke Bank Lain”
  • Pilih rekening yang dituju, masukkan nominal yang diinginkan, dan pastikan memilih BI FAST pada Layanan Transfer.
  • Lengkapi informasi Berita, Tujuan Transaksi dan Waktu Transfer yang diinginkan, lalu klik “Lanjut”
  • Akan muncul layar berikut saat transfer berhasil dilakukan

Demikian informasi seputar cara transfer BCA ke BTN melalui mesin ATM dan mobile banking dengan mudah. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perbankan Antisipasi Kenaikan Kredit Macet Imbas Pencabutan Relaksasi Restrukturisasi Covid-19

Perbankan Antisipasi Kenaikan Kredit Macet Imbas Pencabutan Relaksasi Restrukturisasi Covid-19

Whats New
KKP Tangkap Kapal Ikan Berbendera Rusia di Laut Arafura

KKP Tangkap Kapal Ikan Berbendera Rusia di Laut Arafura

Whats New
Defisit APBN Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran Dipatok 2,45 Persen-2,58 Persen

Defisit APBN Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran Dipatok 2,45 Persen-2,58 Persen

Whats New
Bos Bulog Sebut Hanya Sedikit Petani yang Manfaatkan Jemput Gabah Beras, Ini Sebabnya

Bos Bulog Sebut Hanya Sedikit Petani yang Manfaatkan Jemput Gabah Beras, Ini Sebabnya

Whats New
Emiten Gas Industri SBMA Bakal Tebar Dividen Rp 1,1 Miliar

Emiten Gas Industri SBMA Bakal Tebar Dividen Rp 1,1 Miliar

Whats New
Citi Indonesia Tunjuk Edwin Pribadi jadi Head of Citi Commercial Bank

Citi Indonesia Tunjuk Edwin Pribadi jadi Head of Citi Commercial Bank

Whats New
OJK: Guru Harus Punya Pengetahuan tentang Edukasi Keuangan

OJK: Guru Harus Punya Pengetahuan tentang Edukasi Keuangan

Whats New
Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Whats New
Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Whats New
Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Whats New
OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin 'Student Loan' Khusus Mahasiswa S-1

OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin "Student Loan" Khusus Mahasiswa S-1

Whats New
Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Whats New
Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Whats New
Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com