Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fluktuasi Harga Batu Bara, Perusahaan Afiliasi PTBA Efisiensi Rp 52,5 Miliar di 2023

Kompas.com - 22/12/2023, 20:00 WIB
Yohana Artha Uly,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan afiliasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang bergerak di jasa pertambangan, PT Satria Bahana Sarana (SBS), mencatatkan efisiensi dan optimasi Rp 52,5 miliar sepanjang 2023. Efisiensi dilakukan seiring dengan harga batu bara yang fluktuatif.

Sepanjang tahun ini harga batu bara mengalami fluktuasi yang signifikan. Pada Januari 2023, harga batu bara acuan (HBA) Indonesia menyentuh 305,21 dollar AS per ton, namun di Oktober 2023 merosot jauh di 123,96 dollar AS per ton.

Sekretaris Perusahaan PT SBS Yudhi Wibowo mengatakan, perusahaan mengambil sejumlah langkah untuk mengoptimalkan pengeluaran dalam semua aspek operasional sehingga terjadi efisiensi.

"Upaya ini membantu perusahaan menekan biaya produksi, meningkatkan marjin laba dan memastikan kelangsungan operasional yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/12/2023).

Baca juga: PLN dan PTBA Kerja Sama Pemanfaatan Sisa Hasil Pembakaran Batu Bara

Perusahaan pun berhasil melakukan efisiensi dan optimasi mencapai Rp52,5 miliar dari rencana awal sebesar Rp 5,2 miliar, atau melampaui target 716 persen.

Efisiensi yang dilakukan, salah satunya melalui program agile way of working, yang mencakup bidang sumber daya manusia, penggunaan bahan bakar, pembuatan mechanical pit stop dan efisiensi biaya rental.

Selain itu, perusahaan juga memprioritaskan efisiensi dalam segala aspek operasionalnya. Menurut Yudhi, lewat langkah-langkah ini perusahaan tetap bertahan dan menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan di tengah tantangan pasar yang fluktuatif.

"Melalui upaya efisiensi ini, diharapkan tercapainya pengurangan biaya yang signifikan, meningkatkan daya saing dan memastikan kesinambungan perusahaan dalam jangka panjang," tutup dia.

Baca juga: Harga Batu Bara Terus Turun, PTBA Lakukan Strategi Ini

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jumlah Bandara Internasional Dipangkas, InJourney Airports: Banyak yang Tidak Efisien

Jumlah Bandara Internasional Dipangkas, InJourney Airports: Banyak yang Tidak Efisien

Whats New
Usai Gempa Garut, Pertamina Pastikan SPBU hingga Pangkalan Elpiji di Jabar Aman

Usai Gempa Garut, Pertamina Pastikan SPBU hingga Pangkalan Elpiji di Jabar Aman

Whats New
Kemenkop-UKM Tegaskan Tidak Melarang Warung Madura Beroperasi 24 Jam

Kemenkop-UKM Tegaskan Tidak Melarang Warung Madura Beroperasi 24 Jam

Whats New
BTN Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Kualifikasinya

BTN Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Ada Gempa Garut, Kereta Cepat Whoosh Tetap Beroperasi Normal

Ada Gempa Garut, Kereta Cepat Whoosh Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Akhirnya, Bea Cukai Bebaskan Bea Masuk Alat Belajar SLB yang Tertahan Sejak 2022

Akhirnya, Bea Cukai Bebaskan Bea Masuk Alat Belajar SLB yang Tertahan Sejak 2022

Whats New
Sri Mulyani Minta Ditjen Bea Cukai Perbaiki Layanan Usai 3 Keluhan Terkait Pelayanan Viral di Medsos

Sri Mulyani Minta Ditjen Bea Cukai Perbaiki Layanan Usai 3 Keluhan Terkait Pelayanan Viral di Medsos

Whats New
Menuju Indonesia Emas 2045, Pelaku Usaha Butuh Solusi Manajemen SDM yang Terdigitalisasi

Menuju Indonesia Emas 2045, Pelaku Usaha Butuh Solusi Manajemen SDM yang Terdigitalisasi

Whats New
Jadi Sorotan, Ini 3 Keluhan Warganet soal Bea Cukai yang Viral Pekan Ini

Jadi Sorotan, Ini 3 Keluhan Warganet soal Bea Cukai yang Viral Pekan Ini

Whats New
Perhitungan Lengkap Versi Bea Cukai soal Tagihan Rp 31 Juta ke Pembeli Sepatu Seharga Rp 10 Juta

Perhitungan Lengkap Versi Bea Cukai soal Tagihan Rp 31 Juta ke Pembeli Sepatu Seharga Rp 10 Juta

Whats New
Berapa Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Kemenkeu?

Berapa Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Kemenkeu?

Work Smart
Dukung 'Green Building', Mitsubishi Electric Komitmen Tingkatkan TKDN Produknya

Dukung "Green Building", Mitsubishi Electric Komitmen Tingkatkan TKDN Produknya

Whats New
Kemenhub Cabut Status 17 Bandara Internasional, Ini Alasannya

Kemenhub Cabut Status 17 Bandara Internasional, Ini Alasannya

Whats New
Kinerja Pegawai Bea Cukai 'Dirujak' Netizen, Ini Respon Sri Mulyani

Kinerja Pegawai Bea Cukai "Dirujak" Netizen, Ini Respon Sri Mulyani

Whats New
Pembatasan Impor Barang Elektronik Dinilai Bisa Dorong Pemasok Buka Pabrik di RI

Pembatasan Impor Barang Elektronik Dinilai Bisa Dorong Pemasok Buka Pabrik di RI

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com