Salin Artikel

Airlangga Hartarto, Akar Beringin di Lapangan Banteng

(Teka-teki nama Menteri Perindustrian terjawab sudah. Presiden Joko Widodo resmi memilih kembali Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja Jilid 2.)

Airlangga bukanlah orang baru di kabinet. Namanya sudah hingar bingar di publik karena menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja Jilid 1.

Ia juga dikenal berkat program Making Indonesia 4.0 yang merupakan program pemerintah untuk menyiapkan Indonesia menghadapi industri digital 4.0.

Terpilihnya Airlangga sebagai Menko Perekonomian tak terlalu mengejutkan. Sebab nama pria kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1962 itu mencuat sejak sepekan lalu.

Sumber Kompas.com di internal Kemenko Perekonomian juga menyebutkan bahwa Airlangga adalah calon Menko Perekonomian menggantikan Darmin Nasution.

(Terpilihnya Airlangga sebagai  Menteri Perindustrian tak terlalu mengejutkan. Sebab nama pria kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1962 itu santer dikabarkan jadi calon kuat Menperin atau Menko Perekonomian.)

Latar belakang Airlangga adalah seorang politikus dan pebisnis. Saat ini ia tercatat masih menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Pada Pilpres 2019, partai berlambang Pohon Beringin itu adalah salah satu partai pengusung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Golkar sudah mengakar pada diri Airlangga. Sebab ia adalah anak Hartarto Sastrosoenarto, pejabat era Orde baru yang banyak makan asam garam di Kebinet Pembangunan.

Mulai dari Menteri Perindustrian Kabinet Pembangunan IV pada 1983-1993, hingga Menko Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara pada 1998-1999.

Airlangga juga tercatat sempat menjadi Anggota DPR Fraksi Golkar pada periode 2004-2009 dan 2009-2014. Saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi VII yang membidangi energi dan Ketua Komisi VI yang membidangi BUMN dan perdagangan.

Di sektor bisnis, Airlangga tercatat sempat memegang jabatan tinggi dibeberapa perusahaan. Mulai dari Presiden Komisaris PT Fajar Surya Wisesa Tbk pada 1987 hingga Komisaris PT Sorini Corporation Tbk Pandaan pada 2004.

Latar belakang pendidikan Airlangga adalah lulusan SMA Kolese Kanisius Jakarta pada 1981 dan Fakultas Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada pada 1987.

Ia mendapatkan gelar MBA  dari Monash University Australia pada 1996 dan Master of Management Technology (MMT) dari University of Melbourne, Australia pada 1997.

(Dengan terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian, maka akar beringin sampai di Jalan Lapangan Banteng Timur, alamat Kantor Kemenko Perekonomian).

https://money.kompas.com/read/2019/10/23/083616926/airlangga-hartarto-akar-beringin-di-lapangan-banteng

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.