Salin Artikel

Seandainya Susi Pudjiastuti Jadi Menteri Kesehatan...

Bahkan sekarang, Susi kerap mendapat dukungan untuk menjadi salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju. Di masa pandemi, jabatan Menteri Kesehatan pun dikaitkan oleh pengusaha asal Pangandaran ini.

Banyak pihak berandai-andai bagaimana Susi Pudjiastuti jika menjadi menteri kesehatan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Susi mengaku tak tahu banyak soal kesehatan karena background-nya adalah pengusaha di bidang kelautan dan perikanan.

Namun jika menjadi Menteri Kesehatan, Susi mengaku bakal bahu-membahu bersama Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah untuk mencegah penularan virus.

"Ya tentunya yang bisa saya jawab, mengefisienkan dan mengefektifkan seluruh sistem yang sudah ada di kementerian, di Pemda, di Pemerintah Pusat, sehingga penularan tidak naik dan tidak menjadi persoalan yang besar di kemudian hari," kata Susi dalam konferensi video bersama Kumparan, Rabu (29/4/2020).

Tentu saja, peran masyarakat menjadi penting dalam pencegahan pandemi. Susi pun akan menyosialisasikan secara luas tentang virus corona sejauh yang dia tahu sebagai Menteri Kesehatan, mulai dari cara penyebaran hingga risiko yang ditimbulkan bila virus itu menyerang.

"Sosialisasi kepada masyarakat, saya yakin bukan cuma saya, tapi masyarakat keseluruhan banyak yang tidak tahu dengan apa itu Covid-19, menyerangnya bagaimana? Sebuah sosialisasi yang harusnya di semua daerah, di radio, masyarakat, supaya kita jadi tahu," ujar Susi.

Menurutnya, sosialisasi secara jelas penting mengingat masyarakat Indonesia masih banyak yang menyepelekan bahaya virus Covid-19.

Dia bilang, pemerintah hendaknya tidak perlu mengeluarkan pernyataan yang membuat masyarakat Indonesia menjadi tidak hati-hati, seperti virus corona bisa mati di udara panas/tropis.

"Ada pesan, "Oh, Indonesia ini udaranya panas, Corona mati,". Ya corona mati kena matahari, Tapi di dalam badan kita mau bagaimana. Barangkali yang terpapar tidak akan sebanyak di negara dingin, iya. Tapi jangan disampaikan corona itu akan mati di udara panas," papar Susi.

"Kalau ini disampaikan, tambah lagi orang kita menyepelekan. Karena saya lihat, masyarakat kita nih kadang-kadang menyepelekan. Jadi dianggap tidak berbahaya," sambungnya.

Kendati demikian, Susi mengapresiasi langkah yang telah diambil pemerintah. Bila sempat salah mengambil langkah, hal itu masih dalam taraf wajar.

Pasalnya negara-negara di dunia pun sempat membuat kesalahan penanganan karena semuanya pertama kali menghadapi pandemi yang berbahaya seperti ini.

"Semua pemerintah di dunia ini gagu, membuat kesalahan penanganan. Tidak ada yang perfect 100 persen. Rata-rata terlambat. Saya sih lihat selama ini pemerintah Indonesia telah melakukan arahan yang benar dan ini harus dipenuhi masyarakat. Tapi PSBB harus ada penanganan sosial (bansos)," pungkasnya.

https://money.kompas.com/read/2020/04/30/071500426/seandainya-susi-pudjiastuti-jadi-menteri-kesehatan-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Whats New
Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Whats New
Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Whats New
Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Whats New
Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Whats New
Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Whats New
Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Whats New
LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

Whats New
Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Whats New
Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Whats New
Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Whats New
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Rilis
Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Rilis
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.