Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Permintaan Restrukturisasi Kredit Melandai, Kebijakannya Akan Diperpanjang?

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, mengatakan, sampai dengan tanggal 13 Juli 2020, realisasi restrukturisasi perbankan kredit sudah mencapai Rp 776,9 triliun. Realisasi restrukturisasi kredit tersebut terdiri dari 5,43 juta nasabah UMKM dan 1,32 juta non-UMKM.

Wimboh memaparkan, permintaan terhadap restrukturisasi kredit sudah mulai melandai.

"Kalau kita lihat angkanya restructuring sudah melandai. Pick up di April, Mei, Juni. Juli sudah melandai," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (23/7/2020).

Lebih lanjut, Wimboh memastikan, pihaknya terus memonitor pelaksanaan kebijakan yang tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 11 Tahun 2020 itu.

"Kita punya laporan tiap minggu, dari seluruh bank. Akan kita lihat," katanya.

Apabila permintaan terhadap restrukturisasi kredit mulai cenderung menurun, dan perekonomian nasional dapat kembali pulih dalam waktu dekat, maka kebijakan akan dihentikan sesuai dengan yang tercantum dalam POJK 11 Tahun 2020, yakni pada tanggal 31 Maret 2021.

Namun, apabila pemulihan ekonomi berlangsung lambat, Wimboh membuka kemungkinan kebijakan restrukturisasi kredit untuk diperpanjang.

Rencananya, keputusan keberlanjutan kebijakan tersebut akan ditentukan sebelum akhir tahun ini.

"Paling tidak kita putus sebelum akhir tahun," ucapnya.

Sebagai informasi, meski sudah bergerak melandai, namun berdasarkan data yang dipaparkan Wimboh, realisasi restrukturisasi kredit masih jauh dari potensi 102 bank.

Potensi restrukturisasi kredit 102 bank mencapai Rp 1.369 triliun, yang terdiri dari 12,6 juta nasabah UMKM dan 2,5 juta nasabah non-UMKM.

https://money.kompas.com/read/2020/07/23/170700326/permintaan-restrukturisasi-kredit-melandai-kebijakannya-akan-diperpanjang-

Terkini Lainnya

Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Whats New
Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Whats New
BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

Whats New
[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

Whats New
KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat Gara-gara Hujan Lebat

KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat Gara-gara Hujan Lebat

Whats New
Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Earn Smart
Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Whats New
Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Whats New
Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Whats New
Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Whats New
BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Whats New
Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun, Bulog Tunggu Arahan Pemerintah

Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun, Bulog Tunggu Arahan Pemerintah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke