Salin Artikel

Simak, Saham-saham Ini Bisa Dapat Angin Segar dari Pelonggaran PSBB Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta kembali dilonggarkan selama dua pekan mendatang, sehingga saat ini ibu kota kembali pada status PSBB transisi.

Analis Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan pelonggaran kali ini membuat aktivitas ekonomi bisa kembali meningkat dibanding sebelumnya. Trafik jalan tol dapat kembali meningkat, begitu juga jasa transportasi dan restoran yang membaik.

Secara tidak langsung, sektor perbankan dan perdagangan juga bisa ikut membaik jika daya beli kembali meningkat karena dilonggarkan.

"Selain properti, sektor jalan tol, perbankan, restoran, ritel dan trade memiliki prospek kinerja yang positif," jelas Sukarno saat dihubungi Kontan, Senin (12/10/2020).

Selain sentimen positif pelonggaran PSBB, saham-saham di sektor tersebut, secara umum juga terdorong oleh disahkannya omnibus law cipta kerja.

Namun, di sisi lain, Sukarno juga mengatakan aksi demo buruh menolak omnibus law kemarin bisa menjadi ancaman terjadinya peningkatan kasus baru. Hal ini bisa mendorong terjadinya pengetatan PSBB kembali dan membuat pergerakan saham bisa kembali melemah dan cenderung fluktuatif.

Sukarno merekomendasikan untuk memperhatikan pergerakan dalam jangka pendek sambil melihat perkembangan selanjutnya. Investor ataupun trader bisa memanfaatkan teknikal yaitu jual ketika sudah overbought dan bisa beli kembali ketika sudah oversold.

Untuk saham-saham yang direkomendasikan Sukarno saat ini adalah PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan target harga Rp 4.240, PT Blue Bird Tbk (BIRD) dengan target harga Rp 1.040, PT Pakuwon Jati (PWON) dengan target harga Rp 470 dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan target harga Rp 690.

Selain itu, Sukarno juga merekomendasikan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dengan target harga Rp 800, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan target harga Rp 900, fan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan target harga Rp 3.460.


Kemudian, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan target harga Rp 6.000, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan target harga Rp 5.050 dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dengan target harga Rp 1.410.

"Prospeknya bagus ke depan dan secara valuasi mayoritas sudah tergolong murah. Itu untuk target jangka pendek hingga menengah, boleh dikoleksi untuk saham-saham tersebut," jelasnya. (Benedicta Prima)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Selain properti, saham-saham ini bisa dapat angin segar dari pelonggaran PSBB Jakarta

https://money.kompas.com/read/2020/10/12/152911926/simak-saham-saham-ini-bisa-dapat-angin-segar-dari-pelonggaran-psbb-jakarta

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.