Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Menteri Keuangan Juga Manusia

Ketika mulai terdengar mengenai penyebaran Covid-19, beliau sempat mempelajari krisis akibat Flu Spanyol di tahun 1918, namun saat itu mobilitas dan pergerakan manusia belum sehebat sekarang.

Untuk lebih mendalaminmya, bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat bertanya pada kakak-kakaknya yang dokter mengenai penyakit berjenis flu ini. Saat di awal bulan Maret 2020 Sri Mulyani merasa bahwa pandemi itu semakin dekat dengan Indonesia.

Apalagi pada bulan Maret 2020 salah satu anggota kabinet yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi diumumkan telah terpapar Covid-19. Lalu beliau juga merasakan sendiri ketika ada pegawai Kementerian Keuangan yang meninggal karena Covid-19.

Kita tak pernah tahu siapa dan bagaimana bisa terkena Covid-19, seolah-olah secara bersamaan Tuhan sedang menurunkan malaikat pencabut nyawa ke dunia dalam jumlah yang sangat banyak. Semua orang merasa takut termasuk seorang Sri Mulyani.

Walaupun ada perasaan khawatir dari keadaan yang semakin mencekam, namun justru dari sanalah timbulnya sense of crisis dari seorang Sri Mulyani. Sebagai pejabat publik boleh bersedih, namun tidak boleh larut dalam kesedihan. Saat kita bersedih atau takut tetap harus berpikir apa arti dan dampak dari semua ini kepada masyarakat.

Itulah yang disebut oleh Menteri Keuangan sebagai public responsibility karena kita adalah pejabat publik. Sebagai contoh, setelah pada pertengahan Maret 2020 Menteri Perhubungan diumumkan terpapar Covid-19, Menteri Keuangan yang dua hari sebelumnya duduk berdekatan dalam sidang kabinet segera melakukan test Covid-19 dan sekaligus meminta seluruh jajaran pejabat Eselon 1 Kementerian Keuangan untuk melakukan test yang sama.

Hal itu dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid-19 karena sehari setelah sidang kabinet, Meenteri Keuangan mengadakan rapat pimpinan yang dihadiri oleh Wakil Menteri keuangan serta seluruh jajaran pimpinan Kementerian Keuangan.

Contoh lainnya adalah ketika 15 Maret 2020 melalui akun media sosialnya Menteri Keuangan menjelaskan kondisi tubuhnya yang sehat dan tetap dapat melaksanakan tugas sebagai Menteri. Hal ini untuk menjawab spekulasi kabar yang beredar bahwa Menteri Keuangan terkena Covid-19 karena saat melakukan pelantikan pejabat Kementerian Keuangan di tanggal 13 Maret 2020 terlihat batuk dan saat itu tidak menggunakan masker.

Sementara itu pada akhir pekan 14-15 Maret 2020, beliau juga tetap bekerja melakukan rapat koordinasi melalui konferensi video dengan jajaran Kementerian Keuangan untuk merumuskan kebijakan dan langkah-langkah APBN dan keuangan negara dalam menangani penyebaran virus Corona (Covid-19).

Rapat saat itu tidak biasa karena dilakukan melalui video conference dari tempat masing-masing. Rapat dilakukan secara online untuk mengurangi potensi penularan virus Covid-19. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan yang dihadiri seluruh oleh pejabat eselon satu dan staf khusus.

Rapat yang menggunakan perangkat lunak video konferensi dan dilakukan untuk menerapkan sosical distancing itu adalah rapat pertama yang diselenggarakan secara online dari seluruh Kementerian/Lembaga yang ada di Indonesia.

Beberapa arahan Menteri Keuangan dalam rapat online tersebut sangat produktif untuk ditindaklanjuti terutama terkait anggaran APBN untuk merespon dampak penyebaran Covid-19. Kementerian Keuangan akan menyiapkan aturan hukum agar kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah dapat melakukan realokasi atau penyesuaian anggaran yang akan digunakan untuk menangani pencegahan maupun mengurangi dampak penyebaran virus Corona.

Untuk internal Kemenkeu, telah juga disiapkan pedoman dan aturan kerja dari rumah dalam rangka Business Continuity Plan sehingga semua pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Hal ini juga dilakukan agar dapat menjaga keselamatan bagi segenap pegawai Kemenkeu sehingga perlu dilakukan pengaturan kerja dari rumah dengan menggunakan sarana teknologi informasi yang ada.

Dalam akun media sosialnya Menteri Keuangan juga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan dukungan masyarakat bagi Kementerian Keuangan untuk dapat terus menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keuangan negara bagi sebesar-besar kemakmuran, keamanan serta kesehatan rakyat Indonesia.

Pada 18 Maret 2020 Kementerian Keuangan juga membuat sejarah baru bagi dengan menyelenggarakan konferensi pers APBN yang dilakukan dengan jarak jauh secara online melalui fasilitas video conference. Preskon ini juga disiarkan secara live melalui akun youtube dan Facebook Kementerian Keuangan.

Preskon yang biasanya dilakukan secara tatap muka langsung di Kementerian Keuangan, kali ini dilakukan di tempat masing-masing. Termasuk juga para awak media yang meliputnya. Tercatat ada 46 jurnalis yang mendaftar untuk mengikuti online preskon ini.

Di balik keperkasaan seorang Sri Mulyani yang berhasil membawa Indonesia lolos dari krisis saat itu, beliau juga tetaplah manusia biasa. Seorang nenek yang rindu terhadap cucunya. Setelah lebih dari satu bulan lebih tidak bertemu dan rasa rindu itu memuncak, pada 4 April 2020 Menteri Keuangan mengunggah video dari cucunya yang berteriak gembira melihat neneknya di layar televisi.

Sang cucu memanggil eyangnya yang ada di layar televisi yang memutar acara konferensi pers secara online. Beliau berkata bahwa hatinya merasa tersentuh oleh momen seperti itu. Dan ternyata dibalik krisis ini juga bisa memunculkan wajah kemanusiaan kita. Sri Mulyani Indrawati mencoba untuk membagi sisi lain dari seorang Menteri Keuangan. Agar kita semua tahu bahwa beliau juga manusia biasa.

https://money.kompas.com/read/2021/08/19/113049926/menteri-keuangan-juga-manusia

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melesat 29,11 Persen, Bank DKI Kantongi Laba Bersih Rp 939,11 Miliar di 2022

Melesat 29,11 Persen, Bank DKI Kantongi Laba Bersih Rp 939,11 Miliar di 2022

Rilis
Aprindo: Tutupnya Gerai Makanan dan Minuman adalah Keniscayaan karena Tidak Adaptif

Aprindo: Tutupnya Gerai Makanan dan Minuman adalah Keniscayaan karena Tidak Adaptif

Whats New
Fluktuatif, IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis

Fluktuatif, IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis

Whats New
Persiapan Ramadhan 2023, Bapanas Minta Bulog dan ID Food Percepat Impor Daging Sapi

Persiapan Ramadhan 2023, Bapanas Minta Bulog dan ID Food Percepat Impor Daging Sapi

Whats New
IBK Indonesia Akan Right Issue Senilai Rp 1,2 Triliun

IBK Indonesia Akan Right Issue Senilai Rp 1,2 Triliun

Whats New
Nasabah Keluhkan Aplikasi M-BCA Error, BCA: Kini Sudah Normal

Nasabah Keluhkan Aplikasi M-BCA Error, BCA: Kini Sudah Normal

Whats New
Aprindo Bantah Gerai Transmart Tutup karena Bangkrut

Aprindo Bantah Gerai Transmart Tutup karena Bangkrut

Whats New
Gelar IPO, Hillcon Kelebihan Permintaan 1,3 Kali

Gelar IPO, Hillcon Kelebihan Permintaan 1,3 Kali

Whats New
Cerita dari Negeri Kaya Sawit, Harga Minyak Goreng yang Terus Digoreng

Cerita dari Negeri Kaya Sawit, Harga Minyak Goreng yang Terus Digoreng

Whats New
Aprindo Bantah Ritel Jadi Penyebab Minyakita Langka

Aprindo Bantah Ritel Jadi Penyebab Minyakita Langka

Whats New
Kreditur Tolak Putusan Perdamaian, Bos Garuda: Kami Belum Menerima Pemberitahuan Resmi dari Pengadilan

Kreditur Tolak Putusan Perdamaian, Bos Garuda: Kami Belum Menerima Pemberitahuan Resmi dari Pengadilan

Whats New
Terbukti Mengemplang Pajak, Perusahaan di Bantul Kena Denda Rp 93,56 Miliar

Terbukti Mengemplang Pajak, Perusahaan di Bantul Kena Denda Rp 93,56 Miliar

Whats New
Dapat Restu Luhut, Tarif Baru Masuk Borobudur Diperkirakan Rp 150.000

Dapat Restu Luhut, Tarif Baru Masuk Borobudur Diperkirakan Rp 150.000

Spend Smart
Masyarakat Menjerit, Pemerintah Putar Otak Atasi Lonjakan Harga dan Stok MinyaKita

Masyarakat Menjerit, Pemerintah Putar Otak Atasi Lonjakan Harga dan Stok MinyaKita

Whats New
Sudah Impor tapi Beras Masih Mahal, Pemerintah Beberkan Alasannya

Sudah Impor tapi Beras Masih Mahal, Pemerintah Beberkan Alasannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+