Salin Artikel

Mengintip Bisnis Koperasi SAE, Salah Satu Pemasok Susu ke Nestle Indonesia

Setiap tahun, tak kurang Rp 1,6 triliun dibelanjakan oleh Nestle Indonesia untuk membeli susu dari peternak lokal di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan bahan baku perusahaan untuk merek-merek seperti Bear Brand dan Dancow.

Nestle Indonesia selama ini memang menjalankan bisnis dengan menerapkan business model yang mengedepankan kemitraan, dan tidak dengan menguasai rantai pasok dari hulu hingga ke hilir.

Model bisnis seperti ini yang kemudian memunculkan banyak peternak sapi perah di berbagai wilayah.

Salah satu kawasan yang menjadi lokasi kemitraan antara Nestle Indonesia dengan peternak sapi perah adalah di Jawa Timur. Di provinsi ini, perseroan menjalin kemitraan dengan 27.000 peternak sapi, dengan memberikan pelatihan kepada para peternakan.

Setiap hari, Nestlé Indonesia membeli lebih dari 750.000 liter susu segar dari para peternak tersebut yang tergabung di 40 koperasi dan kelompok peternak di 16 kabupaten di Jawa Timur

Salah satu koperasi yang selama ini telah menjalin kemitraan dengan Nestle Indonesia adalah Koperasi Susu Sinau Andandani Ekonomi (SAE) yang berada di Pujon, Kabupaten Malang.

Telah bermitra sejak tahun 1975, Koperasi Susus Sae menjadi wadah bagi para peternak sapi perah, sekaligus menjadi lembaga yang memfasilitasi penjualan susu peternak ke Nestle Indonesia.

Bibit Sapi Perah

Kegiatan koperasi ini tak hanya sekedar trading susu, namun juga menjalankan bisnis lainnya seperti membuka toko oleh-oleh berbagai produk turunan susu, hingga peternakan untuk menghasilkan anakan sapi perah.

Peternakan sapi ini menyediakan bakalan induk sapi perah yang sekaligus bisa memproduksi susu.

Sapi-sapi indukan yang dihasilkan dari peternakan ini diprioritaskan untuk dijual kepada para anggota Koperasi SAE. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan anggota masyarakat yang ingin beternak untuk membeli indukan di peternakan milik Koperasi SAE ini.

Adapun harga per ekor indukan sapi betina yang siap memproduksi susu berada di kisaran Rp 28 juta dengan produksi susu yang dihasilkan rata-rata bisa mencapai 25 liter per hari. 

Dalam kandang tersebut, terdapat berbagai bagian. Mulai dari bagian untuk persalinan sapi, hingga pembesaran anak sapi. Sementara di bagian lain terdapat bagian untuk pemerahan susu, serta ruang untuk produksi pakan.

Pakan yang diberikan kepada sapi-sapi yang ada di peternakan ini harus sesuai dengan standar agar sapi tumbuh optimal dan bisa memproduksi susu sebanyak yang diharapkan.

Tahun kemarin, penjualan sapi perah dari peternakan Koperasi SAE ini mencapai hampir Rp 1 miliar.

Head of Milk Procurement & Dairy Nestle Indonesia Ida Royani menuturkan pihaknya selama ini terus memberikan pendampingan kepada Koperasi SAE Pujon agar sapi-sapi yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

"Kami mendampingi koperasi SAE ini agar bisa menghasilkan bibit yang bagus dan produksi susu yang maksimal sehingga bisa mendukung bisnis Nestle Indonesia secara berkelanjutan," ujarnya, Jumat (3/12/2021).

https://money.kompas.com/read/2021/12/06/163726126/mengintip-bisnis-koperasi-sae-salah-satu-pemasok-susu-ke-nestle-indonesia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Whats New
Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Whats New
Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Whats New
Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Whats New
Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Whats New
Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Whats New
Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Whats New
Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Spend Smart
Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Whats New
Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

BrandzView
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.