Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Prinsip Koperasi yang Wajib Anda Ketahui

KOMPAS.com - Koperasi adalah jenis usaha yang sangat populer di Indonesia. Sistem bisnisnya menganut gotong royong baik dalam manajemen maupun operasionalnya.

Di Indonesia sendiri, bisnis yang berbentuk koperasi diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 1992. Koperasi pertama di Tanah Air adalah De Purwokertosche Hulp-en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau Bank Simpan Pinjam para Priyayi Purwokerto.

Koperasi simpan pinjam pertama di Indonesia ini didirikan oleh Aria Wiriaatmaja, seorang ningrat asal Purwokerto Banyumas pada 1896. Koperasi ini juga merupakan cikal bakal Bank BRI pasca-kemerdekaan Indonesia.

Prinsip koperasi

Sebagaimana UU Nomor 25 Tahun 1992 disebutkan pula aturan terkait koperasi, salah satunya prinsip koperasi sehingga keanggotannya tetap mengacu pada ekonomi kerakyatan.

Adapun 7 prinsip koperasi adalah sebagai berikut:

1. Keangotaan bersifat sukarela dan terbuka

Yang pertama prinsip koperasi adalah penerimaan anggotanya bersifat sukarela dan terbuka. Di mana setiap anggota bisa berkontribusi memberikan modal sesuai kemampuannya.

Itu sebabnya, dalam keanggotaan koperasi, anggotanya bisa menyetorkan modal dalam bantuk simpanan wajib dan simpanan sukarela. Artinya untuk simpanan sukarela, tidak ada kewajiban modal yang harus disetorkan.

Sementara kenggotaan bersifat terbuka artinya organisasi bisnis ini terbuka untuk siapa saja yang berkenan menjadi anggota koperasi tersebut, tentunya dengan persyaratan tertentu sesuai dengan jenis usaha koperasi.

2. Pengelolaannya demokratif

Koperasi bukan perusahaan seperti perseroan terbatas. Di mana ada pemegang saham mayoritas yang mengendalikan jalannya bisnis.

Untuk koperasi, setiap anggota memiliki hak yang sama dan bebas berpendapat. Mufakat dan musyawarah menjadi landasan dalam pengambilan keputusan.

3. Pembagian SHU dilakukan secara adil

Ketiga prinsip koperasi adalah adalah bagi hasil keuntungan atau SHU (sisa hasil usaha) dilakukan secara adil disesuaikan dengan modal dari masing-masing anggota.

Selain itu pertimbangan lainnya dalam pembagian SHU adalah jasa dari anggota pada usaha yang dilakukan koperasi. Pembagiannya pun dilakukan secara adil dengan ketentuan yang disepakati sebelumnya.

4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal

Modal pada bentuk usaha koperasi dipergunakan untuk kemanfaatan anggota, bukan sekedar mencari keuntungan. Misalnya saja, di Indonesia seringkali dana koperasi sebagian dialokasikan untuk membantu anggotanya dalam pinjaman modal.

Pemberian modal pinjaman ini bisa saja tidak didasarkan atas modal yang disetorkan anggota. Namun biasanya, pemberian modal tetap dilakukan dalam batas yang wajar.

5. Kemandirian

Mandiri dalam bisnis koperasi artinya suatu usaha harus berdiri sendiri tanpa bergantung pada pihak lain yang didasarkan atas kepercayaan kepada pertimbangan, keputusan, kemampuan, dan usaha sendiri.

Itu sebabnya setiap anggota koperasi dituntut secara aktif dalam upaya membesarkan bisnis ini. Anggota juga tetap bertanggung jawab meski bukan pengelola secara langsung.

6. Pendidikan perkoperasiaan

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) berkontribusi besar dalam memajukan koperasi. Dengan kualitas SDM yang baik, cita-cita dan tujuan koperasi bisa diwujudkan.

Selain itu, arti pendidikan dalam prinsip koperasi adalah anggotanya bisa juga diberikan pendidikan dan bekal kemampuan agar bisa ikut mengelola koperasi.

7. Kerja sama antar-koperasi

Kerja sama dengan sesama koperasi dimaksudkan untuk saling memanfaatkan kelebihan dan menghilangkan kelemahan masing-masing sehingga dapat mencapai hasil akhir yang maksimal.

Dengan kerja sama antarkoperasi juga bisa mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama. Selain itu dengan kerja sama antar-koperasi dapat mewujudkan kesejahteraan koperasi tersebut.

Itulah 7 prinsip koperasi sesuai dengan amanat UU Nomor 25 Tahun 1992. Semoga artikel ini bisa membantu.

https://money.kompas.com/read/2023/09/06/134356126/7-prinsip-koperasi-yang-wajib-anda-ketahui

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke