Industri Wig Purbalingga Mulai Membaik

Kompas.com - 13/04/2009, 15:38 WIB
Editor

Purbalingga, Kompas - Setelah sempat terpuruk akibat terpaan krisis finansial global, kondisi industri bulu mata palsu dan wig di Kabupaten Purbalingga sedikit demi sedikit mulai membaik.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Purbalingga Saryono, Minggu (12/4), mengungkapkan, sejak awal April lalu permintaan bulu mata palsu dan wig kembali meningkat dari pembeli di luar negeri, terutama Amerika Serikat.

Meskipun baru meningkat sekitar lima persen, kata Saryono, hal tersebut menjadi angin segar bagi industri ini karena mengangkat kembali optimisme pelaku industri akan prospek ke depan.

"Kami berharap ini bukan tren sesaat. Datangnya kembali order dari AS menjadi pertanda pasar wig dan bulu mata kembali terbuka," katanya.

Industri wig dan bulu mata palsu merupakan subsektor ekonomi terbesar di Purbalingga. Industri ini mempekerjakan tak kurang dari 60.000 karyawan. Mereka tersebar di 18 industri berskala besar dengan penanaman modal asing (PMA) dan sekitar 250 unit usaha kecil dan mikro. Pasar utama industri ini adalah luar negeri, terutama Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan.

Permintaan anjlok

Akibat krisis global, pada bulan Februari-Maret lalu permintaan wig dan bulu mata palsu dari Purbalingga anjlok. Hampir semua pelaku industri ini kehilangan kontrak bisnis dengan pembeli di luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun demikian, krisis tersebut tak sempat menyulut terjadinya pemutusan hubungan kerja besar-besaran. Tercatat baru 55 karyawan industri wig dan bulu mata palsu di Kabupaten Purbalingga yang terkena PHK pada Maret lalu. (HAN)

 

 



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X