Dirjen BC Yakin Importir Film Hanya Menggertak

Kompas.com - 24/02/2011, 12:02 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Ribut-ribut masalah bea masuk impor film asing terus menimbulkan silang sengketa di masyarakat. Namun Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Thomas Sugijata yakin rencana para importir film untuk menghentikan impor film asing hanya gertakan.

"Ya, itu mah mereka sendiri, kami tidak dalam rangka melarang mereka. Ini kami mengaudit dalam rangka pemenuhan ketentuan. Mestinya kalau ada waktu untuk mengajukan keberatan, ya mengajukan saja," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Thomas juga menjelaskan, kebijakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam memasukkan komponen royalti pada penghitungan bea masuk impor film adalah berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Jadi, jika ada keberatan dari pihak importir, Thomas mempersilakan importir mengirim surat kepada pihaknya."Kalau masih keberatan, silakan kirim surat ke kami. Kami akan menindaklanjuti. Mereka, kan, sudah kami undang. Kami minta keberatannya tertulis dan dikirimkan," tuturnya.

Jika tetap keberatan dengan solusi yang diberikan, para importir dipersilakan mengirimkan surat keberatan kepada pengadilan pajak untuk diproses.

Thomas berpendapat, para importir film ini dinilai tak setuju dengan pembebanan komponen royalti dalam penghitungan bea masuk impor film sehingga berencana menarik film-film asing tersebut. (Bambang Rakhmanto/Kontan)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X