Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jovino Masih Belum Ditemukan

Kompas.com - 05/01/2012, 13:14 WIB
Ratih Prahesti Sudarsono

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jovino Narasta (1,5 tahun) hingga Kamis sing ini masih belum ditemukan. Ayahnya, Melfin Nupus (27), masih terus mencarinya. Dengan motor ia berkeliling Bekasi.

"Anak saya belum ditemukan. Ini saya mau keliling mencari Jovino," kata Melfin, yang dihubungi per telepon, sekitar pukul 13.00.

Menurut Melfin, saat seorang laki-laki menculik Melfin, putra keduanya itu tengah main-main sambil makan kue, bersama kakaknya, Naragitha yang baru berusia 2,5 tahun.

Ibu mereka saat itu, Ny Hildeyanti, tengah mencuci piring di belakang rumah. Nenek korban ada di dalam. Sedangkan Melfin, yang sehari-hari bekerja sebagai sopir Mikrolet M-11, masih tidur.

"Naragitha tidak bisa menyebut ciri-ciri orang yang menculik adiknya. Ia hanya bilang, adiknya dibawa om-om pakai motor. Isteri saya sendiri tidak mendengar ada suara motor karena sibuk di dapur, atau motor pelaku dimatikan agak jauh dari rumah," tutur Melfin.

Sedangkan ciri-ciri Jovino Narasta, badanya kecil dengan berat skitar 12 tahun. Kulitnya putih dengan rambut lurus dan panjang bagian belakangnya. Saat diculik, Juvino masih mengenakanm pakain tidurnya warna putih.

"Jovino masih menyusu ASI," katanya dengan suara tercekat.

Jovino diculik saat bermain di depan rumahnya, di Jalan H Rasam 2, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Bekasi, Rabu kemarin sekitar pukul 08.00.

Penculiknya seorang laki-laki yang datang dengan sepeda motor. Laki-laki itu turun dari motornya, langsung menghampiri Jovino, lalu mengangkatnya dan membawa kabur si anak dengan mengendarai motornya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

IHSG Lanjutkan Kenaikan Tembus Level 7300, Rupiah Tersendat

IHSG Lanjutkan Kenaikan Tembus Level 7300, Rupiah Tersendat

Whats New
Pengusaha Korea Jajaki Kerja Sama Kota Cerdas di Indonesia

Pengusaha Korea Jajaki Kerja Sama Kota Cerdas di Indonesia

Whats New
Menko Airlangga Siapkan Pengadaan Susu untuk Program Makan Siang Gratis Prabowo

Menko Airlangga Siapkan Pengadaan Susu untuk Program Makan Siang Gratis Prabowo

Whats New
Enzy Storia Keluhkan Bea Masuk Tas, Stafsus Sri Mulyani: Kami Mohon Maaf

Enzy Storia Keluhkan Bea Masuk Tas, Stafsus Sri Mulyani: Kami Mohon Maaf

Whats New
Waskita Karya Optimistis Tingkatkan Pertumbuhan Jangka Panjang

Waskita Karya Optimistis Tingkatkan Pertumbuhan Jangka Panjang

Whats New
Apresiasi Karyawan Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan di Lingkungan Kerja

Apresiasi Karyawan Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan di Lingkungan Kerja

Whats New
Potensi Devisa Haji dan Umrah Capai Rp 200 Triliun, Menag Konsultasi dengan Sri Mulyani

Potensi Devisa Haji dan Umrah Capai Rp 200 Triliun, Menag Konsultasi dengan Sri Mulyani

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 68 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kartu Prakerja Gelombang 68 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
MARK Tambah Jajaran Direksi dan Umumkan Pembagian Dividen

MARK Tambah Jajaran Direksi dan Umumkan Pembagian Dividen

Whats New
Miliki Risiko Kecelakaan Tinggi, Bagaimana Penerapan K3 di Lingkungan Smelter Nikel?

Miliki Risiko Kecelakaan Tinggi, Bagaimana Penerapan K3 di Lingkungan Smelter Nikel?

Whats New
Pemerintah Akan Revisi Aturan Penyaluran Bantuan Pangan

Pemerintah Akan Revisi Aturan Penyaluran Bantuan Pangan

Whats New
Kolaborasi Pentahelix Penting dalam Upaya Pengelolaan Sampah di Indonesia

Kolaborasi Pentahelix Penting dalam Upaya Pengelolaan Sampah di Indonesia

Whats New
Menteri Teten Ungkap Alasan Kewajiban Sertifikat Halal UMKM Ditunda

Menteri Teten Ungkap Alasan Kewajiban Sertifikat Halal UMKM Ditunda

Whats New
Viral Video Petani Menangis, Bulog Bantah Harga Jagung Anjlok

Viral Video Petani Menangis, Bulog Bantah Harga Jagung Anjlok

Whats New
9,9 Juta Gen Z Indonesia Tidak Bekerja dan Tidak Sekolah

9,9 Juta Gen Z Indonesia Tidak Bekerja dan Tidak Sekolah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com