Pelindo II Tanam Investasi Rp 26 Triliun

Kompas.com - 14/03/2012, 02:57 WIB
Editor

Hongkong, Kompas - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) menginvestasikan Rp 26 triliun untuk membenahi pelabuhan di seluruh Indonesia. Pelabuhan itu adalah Pelabuhan Kalibaru atau disebut New Tanjung Priok, Jakarta Utara, sekitar Rp 18 triliun. Selain itu, Pelindo II juga menginvestasikan Rp 1 triliun di Pelabuhan Sorong, Papua Barat. Perseroan itu juga berinvestasi Rp 7 triliun dalam proyek Pelabuhan Batam, Kepulauan Riau.

Investasi besar-besaran itu dilakukan bukan sekadar membenahi infrastruktur pelabuhan, melainkan juga membenahi sistem dan mendatangkan derek (crane) pengangkut peti kemas. Investasi besar-besaran itu kini semakin sejalan dengan keberadaan Indonesia yang turut diperhitungkan dalam percaturan industri logistik internasional.

Wakil Presiden Eksekutif Hubbing and Freight Solutions Li&Fung Tommy Lui bahkan memasukkan Indonesia sebagai negara dalam zona perdagangan terpanas saat ini. Tommy Lui mengatakan hal itu dalam Konferensi Operator Terminal Internasional bertajuk ”Asia: The Road Ahead” yang diikuti wartawan Kompas, Stefanus Osa, di Hongkong, China, Selasa (13/3).

Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah China dan India, kemudian diikuti Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris. Bahkan, China, India, dan Indonesia dikategorikan dalam segitiga emas perdagangan dunia. Oleh karena itu, industri logistik dan daya dukungnya menjadi ujung tombak yang perlu dipersiapkan dalam merebut pasar internasional.

Tommy Lui lebih memaparkan kehebatan China dalam membenahi pelabuhan. Pembenahan itu mulai dari kebijakan pemerintahannya yang mendorong industri dalam negeri, daya dukung terhadap pembangunan infrastruktur, hingga bermuara pada implikasi terhadap industri logistik. Dampaknya, terjadi perubahan signifikan dalam volume perdagangan, terlebih dalam mengejar nilai kompetitif produk.

Untuk menangkap peluang mendorong daya saing, Presiden Direktur PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II RJ Lino menegaskan, pelabuhan menjadi kunci kegiatan logistik. Kalau pelayanan pelabuhan lebih baik, perdagangan akan meningkat. Ini menggairahkan minat investasi. Banyak kapal yang akan singgah, skala ekonomi pun menjadi lebih besar dan efisien. ”Perdagangan dan investasi pun akan terus meningkat,” ujar Lino.

Menurut Lino, pembenahan dari fisik, metode kerja, hingga sistem teknologi informasi bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi supaya Indonesia lebih kompetitif. Tidak heran, investasi triliun rupiah terus dilakukan karena dalam kegiatan logistik, posisi China dan Hongkong sangat memperhitungkan posisi Indonesia. ”Inilah peluang yang harus segera ditangkap Indonesia,” katanya.

Pejabat Pengelola Proyek (Project Officer Management) Terminal Kalibaru Dani Rusli Utama mengatakan, investasi Rp 2,7 triliun, antara lain, untuk mendatangkan derek 200 unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Pekerjaan Jembatan Antelope, Simak Rekayasa Lalin di Tol Jakarta-Cikampek

Ada Pekerjaan Jembatan Antelope, Simak Rekayasa Lalin di Tol Jakarta-Cikampek

Whats New
Mengekor Wall Street dan Bursa Asia, IHSG dan Rupiah Pagi Melemah

Mengekor Wall Street dan Bursa Asia, IHSG dan Rupiah Pagi Melemah

Whats New
Daftar 11 Daerah yang Wajibkan Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina Per 1 Juli

Daftar 11 Daerah yang Wajibkan Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina Per 1 Juli

Whats New
Berapa Tagihan Berlangganan Wifi IndiHome dalam Sebulan?

Berapa Tagihan Berlangganan Wifi IndiHome dalam Sebulan?

Spend Smart
Blue Bird Bakal Tebar Dividen Rp 150 Miliar

Blue Bird Bakal Tebar Dividen Rp 150 Miliar

Whats New
Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Merah, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Merah, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Cara Urus Sertifikat Tanah Warisan, Catat Syarat dan Biayanya

Cara Urus Sertifikat Tanah Warisan, Catat Syarat dan Biayanya

Earn Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Sepak Terjang Emirsyah Satar yang Menjadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Sepak Terjang Emirsyah Satar yang Menjadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Whats New
IHSG Hari Ini Mencoba Bangkit, Simak Rekomendasi dari Para Analis

IHSG Hari Ini Mencoba Bangkit, Simak Rekomendasi dari Para Analis

Whats New
Beli Minyak Goreng Curah Pakai KTP, Pembeli: Takut Data Saya Disalahgunakan...

Beli Minyak Goreng Curah Pakai KTP, Pembeli: Takut Data Saya Disalahgunakan...

Whats New
Masa Depan Suram Petani Kita

Masa Depan Suram Petani Kita

Whats New
Wall Street Berakhir Merah, Saham – saham Teknologi Paling Tertekan

Wall Street Berakhir Merah, Saham – saham Teknologi Paling Tertekan

Whats New
Mau Investasi di Kripto? Ingat Harus Punya Dana Cadangan Dulu!

Mau Investasi di Kripto? Ingat Harus Punya Dana Cadangan Dulu!

Earn Smart
[POPULER MONEY] Hotman Paris Temui Ketua MUI soal Holywings | Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara hingga Rp 8,8 Triliun

[POPULER MONEY] Hotman Paris Temui Ketua MUI soal Holywings | Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara hingga Rp 8,8 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.