Kisruh Bumi, Bakrie Tuding Rothschild Lakukan "Hacking"

Kompas.com - 11/12/2012, 09:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Manajemen Bumi Plc, Rabu (12/12/2012), akan menggelar rapat untuk memutuskan proposal Bakrie dan Nathaniel Rothschild (Nat) sebelum rapat umum pemegang saham (RUPS). Menjelang rapat itu, perang urat saraf kembali terjadi antara Bakrie dan Nat, dan menyeret Samin Tan, Chairman Bumi Plc.

Bakrie kembali mengungkit pencurian dokumen lewat peretasan ilegal (hacking). Chris Fong, Juru Bicara Grup Bakrie, mengatakan, beberapa dokumen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) telah dicuri lewat praktik peretasan ilegal. "Bumi Resources sudah melaporkan itu ke polisi 11 Oktober lalu," kata Fong kepada Kontan, Senin (10/12/2012).

Kepala Humas Polda Metro Jaya Rikwanto mengaku bahwa Polda Metro sudah menerima laporan itu. "Sekarang sedang ditangani unit cyber crime," ujar Rikwanto.

Tudingan pencurian data itu tampaknya mengarah ke Nat. Fong mengatakan, dokumen curian itu bahkan sudah dipalsukan demi memberikan kesan keliru transaksi di BUMI. Nat kemudian menggunakan data "palsu" itu sebagai bahan presentasi kepada Direktur Independen Bumi Plc.

Untuk itu, Bakrie meminta Nat menjelaskan asal-usul dokumen itu. "Kami yakin, ia tahu banyak aksi illegal hacking itu," tuding Fong.

Tak puas melapor ke Polda, Bakrie juga akan melaporkan kasus ini ke kepolisian Inggris. Bakrie mendapatkan informasi bahwa perusahaan bernama Diligence LLC di balik aksi pencurian itu.

Kasus hacking juga menimpa Samin Tan, pemegang saham sekaligus chairman Bumi Plc. Lagi-lagi Nat menjadi tertuding dalam hal ini.

Dari dokumen yang diterima Kontan, Samin Tan merasa dicurangi. Ia pun mengancam akan mengundurkan diri. Pernyataan itu dia sampaikan kepada Sir Julian Horn Smith, Deputy Chairman Bumi Plc, pada 13 Oktober 2012.

Dalam surat yang sama, Samin Tan mengungkapkan telah diintimidasi Nat. Nat mengaku bisa mengakses surat elektronik miliknya. "Jika kasus ini terbukti (pembobolan email), Anda (Julian Horn Smith) pasti setuju bahwa ini kejahatan serius di bawah yurisdiksi hukum mana pun," tulis Samin Tan.

Atas dugaan itu, Context Information Security, konsultan keamanan teknologi informasi dari Inggris, disewa guna menyelidiki dugaan itu. Hasilnya, email Samin Tan dijebol hacker sejak 1 Maret 2012.

Juru Bicara Nat Ian Middleton membantah semua tudingan itu. Pihaknya akan membuat surat tanggapan resmi mengenai soal ini.  (Yuwono Triatmodjo, Veri Nurhansyah Tragistina, Agustinus Beo Da Costa/Kontan)

Ikuti perkembangannya di topik Kisruh Bumi

Baca juga:
Tandingi Bakrie, Rothschild Gandeng Keluarga Prabowo?
Ini Rincian Utang BUMI dan Anak Usaha

Jaringan Telekomunikasi Grup Bakrie Disinyalir Dibajak
Kisruh BUMI, Samin Tan dan Bakrie Pecah Kongsi?
Indonesia Fokus Menuju Nomor 7 Dunia

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorErlangga Djumena

    Close Ads X