Kompas.com - 03/01/2013, 16:58 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berencana menaikkan kembali tarif ruas tol yang dikelolanya. Ada sembilan ruas tol yang direncanakan mengalami kenaikan tarif baru.

Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman menjelaskan kenaikan itu disesuaikan dengan besaran inflasi selama dua tahun terakhir. Sebab, kenaikan tarif tol ini memang dilakukan setiap dua tahun, khususnya pada tahun ganjil.

"Sekitar Juli hingga September 2013, ruas tol ini akan mengalami kenaikan 10 persen," kata Adityawarman di Jakarta, Kamis (3/1/2013).

Menurut Adityawarman, sembilan ruas tol yang mengalami kenaikan tarif adalah Jakarta-Bogor Ciawi, Jakarta-Tangerang, Tol Dalam Kota Jakarta, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Palimanan-Kanci, Tol Semarang, Surabaya-Gempol, Purwakarta-Bandung-Cileunyi dan Jakarta Outer Ring Road (JORR). Sedangkan tol Jakarta-Cikampek dan Tol Sedyatmo tidak mengalami kenaikan.

Adityawarman menganggap bahwa kenaikan tarif tol itu untuk mengembalikan dana investasi yang dikeluarkan perusahaan, khususnya saat pembangunan awal jalan tol. Saat ini, Jasa Marga mengelola dan mengoperasikan 13 ruas jalan melalui sembilan kantor cabang dan satu anak perusahaan.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X