Kompas.com - 10/06/2013, 20:22 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian BUMN menetapkan harga saham penawaran publik perdana (intial public offering/IPO) PT Semen Baturaja Tbk di level Rp 560 per saham.

Dua eksekutif yang mengetahui informasi itu menyebutkan harga saham produsen semen itu memang berada di level bawah lantaran kondisi pasar yang sedang kurang menguntungkan.

"Dari rapat, akhirnya diputuskan bahwa harga IPO Semen Baturaja di level Rp 560 per saham. Ini juga untuk merespons pasar yang kurang menguntungkan seperti saat ini," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (10/6/2013).

Sebelumnya, harga IPO Semen Baturaja dipatok antara Rp 500-Rp 685 per saham dengan melepas 23,76 persen saham ke publik atau sejumlah 2,33 miliar lembar. Adapun penjamin emisi adalah PT Bahana Securities, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Danareksa Sekuritas.

Direktur Utama Danareksa Sekuritas Marciano Herman saat coba dikonfirmasi mengenai harga perdana Semen Baturaja tidak memberikan responsnya. Sementara itu, mengutip Antara, Menteri BUMN Dahlan Iskan selaku kuasa pemegang saham Baturaja enggan mengomentari harga IPO tersebut.

"Saya tidak berkomentar. Saya khawatir jika saya sebutkan akan melanggar peraturan pasar modal," kata Dahlan usai menandatangani keputusan penetapan harga IPO.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X