Sehatkan Likuiditas, BPD Sumbar Rem Kredit Konsumtif

Kompas.com - 27/09/2013, 11:22 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Pemasaran PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (BPD Sumbar) atau Bank Nagari, Sayudi Asmin mengatakan, akan menurunkan angka loan to deposit ratio  (LDR) yang masih tinggi hingga di bawah 96 persen pada akhir tahun ini.

"LDR kita pada 2012, di kisaran 100 persen, tapi kita sudah secara bertahap tidak terlalu ekspansif di kredit konsumsi. Harapannya bisa sampai 95 persen. Pertimbangannya adalah menjaga likuiditas," kata Suryadi, dalam jumpa pers penandatanganan MoU dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), di Jakarta, pada Jumat (28/9/2013).

Di sisi lain, meski secara nilai lebih besar, namun pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun tidak setinggi pertumbuhan kreditnya. Pada akhir 2012, total kredit yang disalurkan mencapai Rp 12,2 triliun, sedangkan DPK mencapai Rp 12,8 triliun.

Saat ini Bank Nagari memiliki 20 kantor cabang di Sumatera Barat, 5 kantor cabang di Jakarta, dan 2 kantor cabang di Bandung. Saat ini aset Bank Nagari sebesar Rp 15,9 triliun, dari target hingga akhir tahun Rp 17 triliun.

Sebagai informasi saja, LDR adalah rasio keuangan perusahaan perbankan yang berhubungan dengan aspek likuiditas. Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat likuiditas. Rasio yang tinggi menunjukkan bahwa suatu bank meminjamkan seluruh dananya atau realtif tidak likuid. Sebaliknya rasio yang rendah menunjukkan bank yang likuid dengan kelebihan kapasitas dana yang siap untuk dipinjamkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X